Polres Banjar Fasilitasi Penyerapan Jagung Non Lahan Sawah, Petani Untung Bulog Terima Hasil Panen Berkualitas

Banjar – Polres Banjar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan daerah dengan memfasilitasi penyerapan jagung hasil panen oleh Bulog. Kali ini, fokus kegiatan berada di lahan non LBS milik petani lokal di wilayah Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Kegiatan ini tidak hanya membantu stabilitas harga jagung, tetapi juga memastikan hasil panen yang berkualitas sampai ke tangan Bulog.

Dua petani yang menjadi lokasi utama kegiatan adalah Eman, pemilik lahan seluas 6.600 m² di Link Pataruman Rt.03 Rw.14, dan Amo, pemilik lahan seluas 4.200 m² di Dusun Pananjung Timur Rt.26 Rw.06. Keduanya menanam jagung hibrida Bisi18 dengan perawatan intensif menggunakan pupuk urea, Ponska, dan NPK, serta menghadapi tantangan hama ulat dan cuaca yang tidak menentu.

Bacaan Lainnya

Pada Rabu, 28 Januari 2026, penyerapan jagung dilakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Di lahan Eman, jagung seberat 1.169 kg berhasil diserahkan ke Bulog dengan kadar air rata-rata 12–13%, sedangkan di lahan Amo, penyerapan mencapai 0,930 ton dengan kadar air rata-rata 9–12%. Hasil ini menunjukkan kualitas jagung yang siap distribusi dan memenuhi standar Bulog.

Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., CPHR., melalui Kabag SDM Polres Banjar Kompol Dian Rosdiana, S.H., menyampaikan, “Kegiatan ini bukan hanya sekadar serah terima hasil panen, tetapi bentuk nyata kepedulian Polres Banjar terhadap petani lokal. Pendampingan kami memastikan jagung dipanen, dijemur, dan diserahkan dengan kualitas terbaik sehingga petani mendapat harga yang layak.”

Selain itu, Polres Banjar juga menekankan pentingnya proses perawatan hingga pemanenan. Tim kepolisian membantu memastikan teknik pemipilan dan penjemuran berjalan optimal, sehingga kadar air jagung berada pada angka yang sesuai standar, mencegah kerusakan pasca panen, dan menjaga mutu jagung untuk Bulog.

Kegiatan ini juga menjadi ajang sinergi antara aparat kepolisian, petani, dan Bulog. Polres Banjar berharap kerja sama ini terus terjaga, sehingga selain mendukung ketahanan pangan, kesejahteraan petani juga meningkat. Kapolres menambahkan, “Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Dengan langkah sederhana seperti pendampingan panen, kita bisa memastikan hasil bumi petani sampai ke tangan masyarakat secara optimal.”

Dengan capaian ini, Polres Banjar membuktikan peran aktifnya dalam pemberdayaan petani sekaligus menjaga stabilitas pangan lokal. Langkah nyata ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memaksimalkan hasil panen melalui sinergi yang solid antara aparat, petani, dan Bulog.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *