Banjar – Jajaran Polres Banjar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Penanaman Jagung Serentak 750 Hektar yang digagas Polda Jawa Barat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan oleh Polsek Purwaharja di lahan baku sawah (LBS) yang berada di Dusun Cibentang, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Kamis (29/1/2026).
Penanaman jagung dilakukan di lahan seluas kurang lebih 4.900 meter persegi atau 350 bata yang dikelola oleh Kelompok Tani Marsudi Mukti milik Rasim. Sejak pagi hari, proses pengolahan lahan hingga penanaman bibit jagung hibrida dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), hingga masyarakat petani setempat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol dukungan Polri terhadap sektor pertanian, tetapi juga bentuk nyata sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mengoptimalkan lahan pertanian produktif. Dengan dukungan pupuk Urea dan NPK Poska serta penggunaan alsintan berupa mesin traktor dan peralatan manual, penanaman jagung diharapkan dapat berjalan maksimal meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca yang tidak menentu dan potensi serangan hama ulat.
Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., CPHR., melalui Kapolsek Purwaharja menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam pembangunan sektor pertanian.
Menurutnya, optimalisasi lahan baku sawah melalui program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Dengan pendampingan yang berkelanjutan bersama PPL dan pemerintah desa, hasil panen jagung yang direncanakan pada Mei 2026 mendatang diharapkan memberikan dampak positif bagi kelompok tani dan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini, Polsek Purwaharja berharap kolaborasi antara petani, pemerintah, dan aparat kepolisian terus terjalin erat. Program ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat dibangun secara bersama-sama melalui kerja nyata di lapangan, demi mendukung kemandirian pangan daerah dan nasional.






