Polsek Langensari Turut Sukseskan Penanaman Jagung Serentak 750 Hektar, Optimalkan Lahan Non Sawah di Waringinsari

Banjar – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Jajaran Polres Banjar melalui Polsek Langensari ambil bagian dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak 750 Hektar yang digelar Polda Jawa Barat, Kamis (29/1/2026), dengan memanfaatkan lahan non baku sawah di wilayah Kecamatan Langensari, Kota Banjar.

Kegiatan penanaman jagung tersebut dilaksanakan di Blok Cipawarang, Dusun Purwodadi, RT 002 RW 003, Desa Waringinsari. Lahan seluas sekitar 1.200 meter persegi milik Yayan Kuswandi ini merupakan lahan non LBS yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, kemudian dikembangkan bersama Kelompok Tani Tunggak Semi untuk ditanami jagung hibrida jenis Bisi 18.

Bacaan Lainnya

Sejak pagi hari, proses penanaman dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai unsur. Selain jajaran Polsek Langensari, kegiatan ini juga dihadiri Kepala Desa Waringinsari, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Bhabinkamtibmas, Babinsa, Binwil Pol PP, serta para petani setempat. Suasana kebersamaan terlihat jelas saat aparat dan petani turun langsung ke lahan, mengolah tanah hingga menanam bibit jagung menggunakan peralatan sederhana berupa cangkul.

Pemanfaatan lahan non sawah ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan produksi pertanian di tengah keterbatasan lahan baku sawah. Dengan dukungan pupuk Urea dan NPK Poska, lahan tersebut diharapkan mampu menghasilkan panen maksimal meski dihadapkan pada sejumlah tantangan seperti cuaca yang tidak menentu dan potensi serangan hama ulat.

Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., CPHR., melalui Kapolsek Langensari menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga berperan aktif mendorong kemandirian pangan masyarakat.

Menurutnya, optimalisasi lahan non baku sawah menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan pendampingan yang berkelanjutan serta kerja sama lintas sektor, diharapkan hasil panen jagung yang direncanakan pada Mei 2026 mendatang dapat memberikan manfaat nyata bagi kelompok tani dan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, Polsek Langensari berharap semangat kolaborasi antara petani, pemerintah desa, dan aparat keamanan terus terjaga. Penanaman jagung serentak ini bukan sekadar agenda simbolis, melainkan wujud nyata upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional yang berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *