Ciamis – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy melalui Satker SDA OP 3, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ijang, melaksanakan penanganan bencana berupa pemasangan Tembok Penahan Tanah (TPT) saluran irigasi bantarheulang ruas BPM 1 Dusun Sukaharja, Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis.
Pekerjaan tersebut meliputi pemasangan TPT dengan tinggi 2,5 meter dan panjang 30 meter. Penanganan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengamankan saluran irigasi agar tidak jebol serta melindungi lahan pertanian milik petani dari ancaman longsor.
Pelaksanaan pekerjaan dikerjakan oleh rekanan kerja Aris yang dinilai sigap dan responsif dalam melaksanakan kegiatan penanganan bencana dari BBWS Citanduy. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan dilakukan secara sinergis dan tetap mengikuti instruksi serta spesifikasi teknis dari PPK.
Sakim bersama Hendra ketua RW selaku warga setempat sekaligus tokoh masyarakat menyampaikan dukungan penuh atas langkah cepat tanggap BBWS Citanduy dalam penanggulangan bencana tersebut.
PPK SDA OP 3 BBWS Citanduy, Ijang, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya cepat tanggap pemerintah dalam mengantisipasi kerusakan infrastruktur irigasi di wilayah rawan bencana.
“Penanganan ini kami lakukan untuk mengamankan saluran irigasi agar tidak jebol serta melindungi lahan pertanian masyarakat. Alhamdulillah, pelaksana dan pengawas bekerja sesuai arahan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,” ujar Ijang saat dihubungi melalui sambungan seluler.
Manfaat pembangunan TPT tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat. Hendra, salah seorang petani sekaligus Ketua RW setempat, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BBWS Citanduy, PPK, dan tim pelaksana. Dengan adanya TPT ini, lahan pertanian kami sekarang lebih aman dari longsor,” tuturnya.
Dengan selesainya pekerjaan tersebut, diharapkan saluran irigasi di wilayah Dusun Sukaharja, Desa Bangunharja, tetap terjaga sehingga keberlangsungan lahan pertanian masyarakat dapat terlindungi secara berkelanjutan.(Tons)






