Banjar – Bukan sekadar seremoni, pelepasan purna bakti di Polres Banjar berubah menjadi momen penuh haru dan kebanggaan. Di Lapangan Apel Mako Polres Banjar, Kamis pagi (2/3/2026), satu nama dilepas dengan penghormatan terbaik: AKP (Purn) Mokh. Suyanto Karyadi.
Dipimpin langsung Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P, upacara berlangsung khidmat, dihadiri jajaran pejabat utama, Bhayangkari, hingga seluruh personel. Setiap rangkaian berjalan rapi, namun emosi tak terbendung saat prosesi penghormatan dan penyampaian kesan pesan dari anggota yang memasuki masa purna tugas.
Puluhan tahun pengabdian tak dilepas begitu saja. Plakat, cinderamata, hingga pengalungan bunga menjadi simbol terima kasih atas dedikasi tanpa henti. Bahkan, langkah terakhir menuju gerbang pengabdian baru diiringi tradisi pelepasan yang sarat makna—sebuah penghormatan yang tak semua orang dapatkan.
Dalam amanatnya, Kapolres Banjar menegaskan bahwa purna bakti bukan garis akhir.
“Pengabdian tidak berhenti di sini. Apa yang telah diberikan menjadi jejak dan teladan bagi kami semua,” tegasnya.
Suasana semakin terasa saat rekan sejawat melepas dengan rasa bangga bercampur haru. Momen ini menjadi pengingat: di balik seragam, ada loyalitas, pengorbanan, dan dedikasi yang tak ternilai.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Namun lebih dari itu, pelepasan ini meninggalkan satu pesan kuat—pengabdian sejati tak pernah benar-benar usai.






