Ketua Forum PKBM Kabupaten Tangerang Bantah Adanya Dugaan Pungli

Kabupaten tangerang Reformasiaktual.com —- Ketua Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ade Kuswahyudi, memberikan klarifikasi terkait dugaan adanya pungutan liar (pungli) yang sempat beredar di salah satu media online, saya selaku ketua forum dengan ini menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalah pahaman di kalang publik.

Dalam keterangannya Ade menjelaskan biaya iuran dan tanggung renteng yang dituduhkan itu memang benar, namun informasi tersebut tidak sepenuhnya benar, adapun iuran 20.000 Persiswa itu atas kesepakatan semua ketua PKBM yang ada di Kabupaten Tangerang guna kepentingan kegiatan dan kelancaran yang berkaitan dengan PKBM, kata Ade pada saat di sambangi ke kediamanya (Rabu 18/02/26).

” Sesuai kesepakatan dengan para ketua PKBM lanjut Ade, iuran yang 20.000 Persiswa itu bukan masuk ke pribadi saya, melainkan itu masuk ke kas forum dan itupun tidak pernah masuk pull bahkan 50 persen saja kayaknya enggak sampai ” imbuhnya.

Dan perlu di ketahui juga bahwa PKMB ini merupakan satuan Pendidikan Non formal yang tentu saja kita masih keterbatasan dari anggaran, anggaran dari pemerintah memang ada berupa BOP sedangkan siswa atau warga belajar yang mendapat BOP terbatas usia, sehingga untuk terlaksananya kegiatan PKBM seperti sosialisasi, pelatihan dan lainya kita menggunakan dana iuran tersebut tutur Ade.

” Kami berkomitmen mengikuti aturan Kemendikbud baik pendidikan gratis, dan hampir sama halnya apa yang di berlakukan formal, namun kami juga butuh dukungan dari semua pihak untuk mendukung kegiatan PKBM, kami berharap klarifikasi dari saya selaku ketua forum dapat di pahami oleh semua pihak”.

Apabila selama ini kurang responsif baik kepada Dinas ataupun kepada rekan dan mitra kerja, kami atasnama Ketua PKBM Sekabupaten Tangerang mohon maaf yang sebesar-besarnya, terkhusus saya selaku ketua forum mohon maaf apabila selama ini kurang respon, memang akhir akhir ini banyak kesibukan, pungkasnya.

( Dedi hermawan )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *