Banjar – Jajaran Polsek setempat melaksanakan monitoring kegiatan pemipilan dan penjemuran jagung hasil panen milik Kelompok Tani Mulyasari yang berlokasi di Dusun Girimulya RT 04 RW 13, Desa Binangun, Kota Banjar, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap proses pascapanen agar seluruh tahapan pengolahan berjalan optimal dan menghasilkan kualitas jagung yang siap dipasarkan.
Bhabinkamtibmas Desa Binangun turun langsung ke lokasi sejak pukul 09.30 WIB untuk melihat secara dekat proses pemipilan jagung dari tongkolnya serta penjemuran yang dilakukan di area terbuka. Pemantauan difokuskan pada tahapan teknis pengolahan, mulai dari pemisahan biji hingga pengeringan, guna memastikan kadar air jagung berkurang secara merata sehingga mutu hasil panen tetap terjaga.
Jagung jenis hibrida Bisi 18 tersebut ditanam di lahan seluas 1.400 meter persegi dan memasuki masa panen awal Maret 2026. Setelah dipanen, hasil jagung langsung diproses melalui pemipilan menggunakan peralatan yang tersedia, baik mesin maupun alat manual, kemudian dijemur secara bertahap agar kualitasnya sesuai standar penjualan.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melalui Kapolsek Pataruman menyampaikan bahwa kehadiran anggota di tengah kegiatan pertanian masyarakat merupakan bentuk dukungan terhadap produktivitas petani, khususnya pada fase pascapanen yang sangat menentukan nilai jual hasil produksi.
Di lapangan, proses pemipilan dilakukan dengan cermat untuk meminimalkan kerusakan biji jagung, sementara penjemuran dilaksanakan secara maksimal agar tingkat kekeringan sesuai dengan standar penyerapan. Pengolahan yang optimal menjadi kunci agar jagung memiliki daya simpan lebih lama dan kualitas tetap stabil saat dipasarkan.
Hasil panen yang telah melalui tahapan pemipilan dan penjemuran tersebut selanjutnya diarahkan untuk dapat diserap oleh Bulog, sehingga produksi petani lokal dapat tertampung dengan baik dan memberikan kepastian pasar bagi hasil pertanian mereka.
Seluruh rangkaian kegiatan monitoring berlangsung lancar, dengan harapan proses pengolahan pascapanen yang dilakukan secara maksimal ini mampu meningkatkan kualitas hasil jagung serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani di Desa Binangun.






