111 ASN Resmi Dilantik, Pemkot Banjar Perkuat Birokrasi yang Adaptif dan Berintegritas

Banjar – Pemerintah Kota Banjar kembali menorehkan langkah strategis dalam penguatan birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun Anggaran 2024 serta pejabat fungsional. Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Somahna Bagja Dibuana, Kantor Sekretariat Daerah Kota Banjar, Senin (4 April 2026).

Sebanyak 111 ASN resmi dikukuhkan dan menerima Surat Keputusan (SK) sebagai dasar legalitas dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, serta dihadiri Wakil Wali Kota Banjar, unsur Forkopimda, dan seluruh Kepala Perangkat Daerah.

Bacaan Lainnya

Pelantikan ini tidak sekadar menjadi agenda administratif, melainkan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjar menegaskan bahwa momentum pelantikan harus dimaknai sebagai titik awal tanggung jawab besar bagi setiap ASN. Ia menekankan pentingnya menghadirkan perubahan nyata melalui kinerja yang inovatif dan solutif.

“ASN hari ini dituntut untuk bergerak cepat, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memberikan solusi. Amanah ini harus dijalankan secara profesional, penuh integritas, serta memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kompetensi masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ASN yang baru dilantik untuk menjadi motor penggerak pembangunan daerah, dengan menghadirkan ide-ide kreatif serta semangat pembaruan dalam tata kelola pemerintahan.

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, komitmen, dan etos kerja tinggi sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dan integritas menjadi kunci dalam membangun birokrasi yang kuat dan dipercaya publik.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Banjar berharap kehadiran ASN baru dapat memperkuat kinerja organisasi, mempercepat pencapaian program pembangunan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif, efektif, dan berdaya saing.(Tons)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *