Banjar – Menjaga keamanan lingkungan tidak hanya dilakukan melalui patroli atau penegakan hukum, tetapi juga melalui percakapan sederhana yang membangun kesadaran bersama. Cara itu yang ditempuh Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja saat menyapa warga secara langsung melalui kegiatan silaturahmi door to door di kawasan permukiman.
Kegiatan berlangsung pada Jumat (22/5/2026) pukul 13.00 WIB di Dusun Pasir Leutik RT 28 RW 11, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja Bripka Hermawan, S.IP., hadir di tengah warga untuk memperkuat komunikasi serta membangun kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan pembinaan sosial masyarakat.
Dalam suasana yang akrab, Bripka Hermawan berdialog langsung dengan warga mengenai kondisi lingkungan serta berbagai tantangan sosial yang perlu diantisipasi bersama. Perhatian khusus diarahkan pada pentingnya pengawasan keluarga terhadap pergaulan anak-anak dan penggunaan kendaraan bermotor agar terhindar dari perilaku berisiko maupun pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban lingkungan.
Selain itu, warga diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan seperti pencurian, penipuan serta berbagai modus kriminal yang memanfaatkan kelengahan masyarakat. Edukasi mengenai penggunaan media sosial yang bijak juga menjadi bagian dari komunikasi yang dibangun agar warga tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Kegiatan sambang tersebut turut memperkuat ajakan kepada masyarakat untuk menjaga budaya ronda malam dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dari tingkat paling dekat, yakni lingkungan tempat tinggal.
Kapolsek Purwaharja IPTU Hermawan, S.Pd.I. menyampaikan bahwa pendekatan door to door menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
“Keamanan lingkungan lahir dari komunikasi dan kepedulian bersama. Karena itu Bhabinkamtibmas hadir langsung di tengah warga, membangun kedekatan sekaligus menguatkan peran keluarga dan lingkungan dalam menjaga situasi tetap aman dan harmonis,” ungkap IPTU Hermawan.
Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban. Dari lorong-lorong permukiman Pasir Leutik, tumbuh pesan sederhana bahwa menjaga generasi, lingkungan dan keamanan adalah tanggung jawab yang paling kuat ketika dijalankan bersama.






