BANJAR – Program Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan tidak hanya berbicara soal keberhasilan menanam dan memanen, tetapi juga memastikan hasil pertanian memiliki akses penyerapan yang jelas. Hal itulah yang terlihat di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, saat 3,5 ton jagung hasil panen petani berhasil dipasarkan kepada rekanan Bulog.
Keberhasilan tersebut mendapat pendampingan langsung dari Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja Bripka Hermawan, S.IP., yang melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring hasil panen petani di Dusun Cibentang.
Jagung milik Nasad dari Kelompok Tani Marsudi Mukti dengan total hasil panen mencapai 3.500 kilogram berhasil terserap melalui rekanan Bulog. Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi bentuk dukungan Polri dalam memastikan hasil panen petani memiliki akses pemasaran yang baik.
Kapolsek Purwaharja IPTU Hermawan, S.Pd.I., mengatakan bahwa keberhasilan program Ketahanan Pangan harus didukung dengan kepastian penyerapan hasil panen sehingga petani dapat merasakan manfaat ekonomi dari kerja keras mereka.
Menurutnya, Polsek Purwaharja bersama Polres Banjar akan terus mendukung berbagai upaya yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sebagai bagian dari penguatan Swasembada Pangan.
Melalui sinergi antara petani, Bulog, dan Polri, diharapkan sektor pertanian di Kota Banjar semakin berkembang dan mampu mendukung target Ketahanan Pangan nasional.






