BANJAR – Sebuah langkah sederhana namun sarat makna terlihat di lahan baku sawah Desa Jajawar, Kecamatan Banjar. Benih-benih jagung yang ditanam di atas lahan seluas 1.540 meter persegi bukan sekadar tanaman pertanian, melainkan bagian dari ikhtiar bersama menuju Swasembada Pangan Indonesia.
Melalui program yang dijalankan Polres Banjar dan Polsek Banjar, proses penanaman jagung dilakukan bersama petani, penyuluh pertanian dan Bhabinkamtibmas. Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata Polri terhadap agenda nasional di bidang Ketahanan Pangan.
Selain memanfaatkan lahan baku sawah yang produktif, kegiatan ini juga bertujuan mendorong peningkatan hasil pertanian serta mengoptimalkan potensi desa dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melalui Kapolsek Banjar mengatakan bahwa setiap jengkal lahan yang produktif memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
“Program ini bukan hanya soal menanam jagung, tetapi menanam optimisme dan masa depan. Dengan kebersamaan antara petani, pemerintah dan Polri, kita berharap target Swasembada Pangan dapat tercapai dan Ketahanan Pangan semakin kuat,” ungkapnya.
Dengan pendampingan berkelanjutan dari Polres Banjar serta dukungan Polda Jabar, tanaman jagung yang mulai tumbuh di Desa Jajawar diharapkan mampu memberikan hasil panen yang maksimal sekaligus menjadi kontribusi nyata bagi penguatan Ketahanan Pangan nasional.






