BANJAR – Tidak semua upaya menciptakan keselamatan berlalu lintas dilakukan melalui penindakan. Di Tanjakan Tembungkerta, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, personel Unit Lalu Lintas Polsek Pataruman memilih turun langsung menyapa dan berdialog dengan para pengguna jalan dalam kegiatan Polantas Menyapa, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Quick Wins Presisi yang mengedepankan perbaikan interaksi antara Polri dan masyarakat di ruang-ruang publik. Melalui pendekatan humanis, petugas memberikan edukasi langsung kepada pengendara roda dua maupun roda empat mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara.
Di lokasi kegiatan, personel menyampaikan berbagai informasi terkait aturan berlalu lintas, mulai dari kewajiban melengkapi surat kendaraan, penggunaan helm dan sabuk pengaman, hingga pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Edukasi diberikan secara komunikatif agar lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kanit Lantas Polsek Pataruman menegaskan bahwa kesadaran berlalu lintas tidak cukup dibangun melalui penegakan hukum semata, tetapi juga melalui komunikasi yang baik antara petugas dan masyarakat.
“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih memahami pentingnya disiplin berlalu lintas demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan agar tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi karena dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Petugas mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh interaksi. Melalui pendekatan yang persuasif dan edukatif, Unit Lalu Lintas Polsek Pataruman berharap tumbuh kesadaran kolektif di tengah masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari diri sendiri. Dengan demikian, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Banjar dapat terus terjaga secara berkelanjutan.






