Deklarasi Anti Knalpot Brong, Polres Banjar Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sambut Hari Bhayangkara ke-80

BANJAR – Semangat menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan bebas kebisingan digaungkan Polres Banjar melalui kegiatan Kopdar Bareng Komunitas Otomotif Banjar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Kota Banjar, Sabtu (20/6/2026) tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan komunitas otomotif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjar, Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, Dandim 0613/Ciamis, unsur Forkopimda, Jasa Raharja, jajaran Polres Banjar, serta perwakilan komunitas otomotif dari berbagai wilayah di Kota Banjar.

Bacaan Lainnya

Mengusung semangat kolaborasi dan edukasi, acara diawali dengan apel komunitas otomotif yang dilanjutkan pembacaan Deklarasi Anti Knalpot Brong sebagai bentuk komitmen bersama menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan.

Momen yang menjadi perhatian peserta adalah penyerahan simbolis knalpot brong dari perwakilan komunitas otomotif kepada Kapolres Banjar. Aksi tersebut menjadi simbol dukungan nyata komunitas terhadap upaya penegakan aturan lalu lintas yang mengedepankan pendekatan humanis dan berkelanjutan.

Tidak hanya sebatas deklarasi, kegiatan juga diisi dialog interaktif antara Forkopimda dan komunitas otomotif. Berbagai aspirasi, masukan, hingga harapan terkait keselamatan berkendara disampaikan secara terbuka sebagai upaya memperkuat kerja sama dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro menegaskan bahwa gerakan menolak penggunaan knalpot brong bukan sekadar penindakan hukum, tetapi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Menurutnya, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis sering kali memicu keresahan warga, mengganggu kenyamanan lingkungan, bahkan berpotensi menimbulkan konflik sosial.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan dan ketertiban berlalu lintas adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat kegiatan ditutup dengan salat magrib berjamaah, ngopi bareng, hiburan akustik, dan konvoi safety riding yang diikuti komunitas otomotif sebagai bentuk kampanye berkendara aman di jalan raya.

Melalui deklarasi ini, Polres Banjar berharap semangat tertib berlalu lintas semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga Kota Banjar dapat terus menjadi wilayah yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *