Cilacap – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari APBN mulai direalisasikan pada Juli 2026 di berbagai wilayah. Salah satu penerima manfaat adalah P3A Tani Asih yang diketuai Jumanto, berlokasi di Dusun Cikondang, Desa Datar, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap.
Kegiatan ini berupa rehabilitasi jaringan irigasi yang memanfaatkan sumber air DI Citengah. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan meningkatkan kelancaran pasokan air menuju area persawahan, sehingga produktivitas pertanian dapat terus terjaga.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat. Selain memberikan manfaat berupa perbaikan infrastruktur irigasi, program ini juga membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar. Para petani menyambut program tersebut dengan penuh antusias karena merupakan usulan yang telah lama mereka harapkan untuk mengatasi kendala pasokan air ke lahan pertanian.
Selama proses pelaksanaan, pekerjaan mendapat pendampingan dari Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) sebagai perwakilan BBWS Citanduy. Pendampingan ini bertujuan memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis), sehingga menghasilkan bangunan irigasi yang berkualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kepala Desa Datar, Darsah, mengapresiasi terealisasinya Program P3TGAI di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi ini merupakan aspirasi para petani yang selama ini menginginkan pasokan air lebih lancar agar hasil pertanian semakin optimal.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Pusat, BBWS Citanduy melalui Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) O&P SDA IV Anang, yang telah mendukung terlaksananya program tersebut. Apresiasi khusus juga diberikan kepada Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M., Anggota Komisi V DPR RI, yang dinilai telah menerima dan mengawal aspirasi para petani hingga program ini dapat direalisasikan.
Masyarakat berharap Program P3TGAI dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Pasalnya, masih terdapat sejumlah saluran irigasi yang membutuhkan rehabilitasi agar distribusi air ke lahan pertanian semakin optimal, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan para petani.(Tons)






