OPJIT Hadir di Kertajaya, Kelompok Tani Suka Mulya III Berharap Irigasi Semakin Baik dan Berkelanjutan

Pangandaran – Harapan baru bagi petani di Dusun Bantarloa, Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, hadir melalui program Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier (OPJIT) yang direalisasikan pada Agustus 2026.

Program yang digulirkan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Bandung tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pengairan lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Kelompok Tani Suka Mulya III, dengan Nurohman sebagai Ketua Kelompok Tani dan Rusdi sebagai Ketua Unit Pengelola Kegiatan dan Keuangan (UPKK).

Nurohman menyambut antusias program tersebut. Ia berharap pekerjaan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi para petani, khususnya dalam menunjang kebutuhan air untuk lahan pertanian.

“Kami sangat antusias dengan adanya program ini. Kami ingin hasil pekerjaannya bagus dan dapat memberikan manfaat bagi petani. Mudah-mudahan program seperti ini bisa terus berlanjut, karena masih ada beberapa lokasi yang membutuhkan perbaikan,” ujar Nurohman.

Menurutnya, program tersebut juga memiliki arti tersendiri karena menjadi pengalaman pertamanya terlibat langsung dalam kegiatan di sektor pertanian seperti ini. Karena itu, ia berharap pelaksanaan pekerjaan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar menghasilkan jaringan irigasi yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Ini baru pertama kali saya mengikuti program seperti ini. Tentunya saya ingin hasilnya maksimal. Kalau masih ada lokasi yang membutuhkan perbaikan, mudah-mudahan ke depan bisa kembali mendapatkan perhatian,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan OPJIT mendapat pendampingan dari BPP Kecamatan Mangunjaya, melalui Al Bani, guna membantu memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat optimal bagi kelompok tani.

Sementara itu, Kuswaya, selaku fungsional Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, menekankan agar seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).

Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas pekerjaan sehingga hasil pembangunan maupun perbaikan jaringan irigasi dapat berfungsi secara optimal.

“Pelaksanaan harus sesuai juklak dan juknis agar hasilnya maksimal dan kualitas pekerjaan benar-benar baik,” tegas Kuswaya.

Nurohman juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, mulai dari Kementerian Pertanian, Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, BPLIP Kelas I Bandung, Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, BPP Kecamatan Mangunjaya, hingga seluruh anggota Kelompok Tani Suka Mulya III dan pihak-pihak lainnya yang turut mendukung kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan ikut terlibat dalam program ini. Tanpa dukungan dan kerja sama semua pihak, tentunya kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik. Mudah-mudahan apa yang sudah dilaksanakan bisa bermanfaat bagi para petani dan programnya dapat terus berkelanjutan,” ungkap Nurohman.

Dengan adanya program OPJIT ini, diharapkan jaringan irigasi tersier di wilayah Dusun Bantarloa semakin baik, distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih lancar, serta mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

Bagi Kelompok Tani Suka Mulya III, program tersebut bukan hanya tentang perbaikan jaringan irigasi, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan pertanian. Mereka berharap perhatian terhadap infrastruktur pertanian dapat terus berlanjut, terutama pada lokasi-lokasi yang hingga kini masih membutuhkan perbaikan.

Dengan irigasi yang semakin baik, petani berharap lahan semakin produktif, hasil panen meningkat, dan roda pertanian di Kertajaya terus tumbuh secara berkelanjutan.(Tons)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *