Banjar – Mereka yang setiap hari berada di jalan tentu paling tahu bagaimana denyut lalu lintas berubah. Para sopir angkot, pengemudi ojek dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar Simpang Empat Makin hingga Pasar Banjar ditemui langsung Unit Lalu Lintas Polsek Pataruman, Selasa (15/9/2026).
Bukan dalam suasana pemeriksaan, petugas membangun percakapan dengan para pengguna jalan. Kondisi arus lalu lintas, kebiasaan pengendara hingga persoalan yang kerap ditemui di jalan menjadi bagian dari komunikasi yang berlangsung secara langsung.
Dari pertemuan tersebut, petugas kembali mengingatkan para pengemudi untuk tidak kehilangan fokus ketika berada di balik kemudi. Penggunaan telepon seluler saat kendaraan berjalan, berkendara secara ugal-ugalan dan mengabaikan rambu dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Sopir angkot dan pengemudi ojek juga diajak memastikan kelengkapan berkendara, termasuk SIM dan STNK. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk tanggung jawab karena setiap perjalanan juga membawa keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I., mengatakan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di jalan memiliki peran penting dalam menjaga situasi lalu lintas.
“Interaksi dengan sopir angkot, pengemudi ojek dan masyarakat penting bagi kami. Selain menyampaikan pesan keselamatan, kami juga bisa mengetahui kondisi lalu lintas dari mereka yang setiap hari bersentuhan langsung dengan jalan,” ujar IPTU Hermawan.
Komunikasi itu menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih dekat. Sebab, menjaga keselamatan di jalan bukan hanya tugas petugas, melainkan tanggung jawab seluruh pengguna jalan.






