Banjar – Gerakan memperkuat swasembada pangan di Kota Banjar kembali bergerak dari lahan pertanian. Seluas 2 hektare lahan di Dusun Randegan 2, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, ditanami jagung dalam Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026, Rabu (16/9/2026).
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR bersama jajaran PJU Polres Banjar turun langsung melakukan penanaman di lahan milik H. Suroto yang dikelola Kelompok Tani Wijaya.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pertanian Kota Banjar beserta jajaran, Danramil 1313 Banjar, pemerintah Desa Raharja serta kelompok tani. Kolaborasi lintas sektor itu menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan lahan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat daerah.
Tak hanya penanaman, dukungan terhadap kelompok tani juga diberikan untuk menunjang proses budidaya. Pada kesempatan tersebut diserahkan bibit jagung, pupuk, alat penyiram serta pompa air yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemeliharaan tanaman hingga masa panen.
Kapolres Banjar mengatakan, program ketahanan pangan membutuhkan proses yang berkelanjutan. Penanaman menjadi langkah awal yang harus diikuti dengan perawatan dan dukungan sarana agar tanaman dapat tumbuh secara optimal.
“Yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama mendukung swasembada pangan. Bukan hanya menanam, tetapi bagaimana tanaman ini bisa dirawat sampai menghasilkan. Karena itu, sinergi dan dukungan kepada kelompok tani harus terus diperkuat,” ujar AKBP Didi Dewantoro.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah meningkatkan produktivitas pertanian. Lahan yang tersedia diharapkan dapat terus dimanfaatkan sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Sementara itu, Kelompok Tani Wijaya menjadi salah satu mitra penting dalam menjaga keberlanjutan program tersebut. Dengan lahan mencapai sekitar 20.000 meter persegi, produktivitas tanaman jagung diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung ketersediaan pangan di Kota Banjar.
Kegiatan penanaman juga mempertemukan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam satu gerakan. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari penyediaan sarana, pengelolaan lahan hingga proses pemeliharaan tanaman.
Dengan ditanamnya jagung di lahan 2 hektare tersebut, langkah menuju swasembada pangan di Kota Banjar terus diperkuat. Harapannya, tanaman yang hari ini ditanam dapat tumbuh dan menghasilkan panen yang memberi manfaat nyata bagi kelompok tani dan masyarakat.






