Banjar – Unit Lalu Lintas Polsek Langensari terus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan Polantas Karib dan sambang warga di Lingkungan Langen, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB tersebut diisi dengan dialog bersama warga sekaligus memberikan edukasi mengenai tertib berlalu lintas, keselamatan berkendara serta pentingnya memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi persyaratan dan standar keselamatan.
Kapolsek Langensari Kompol Yosua Sori Hamonangan, S.I.P., mengatakan keselamatan berlalu lintas tidak hanya ditentukan oleh perilaku pengendara, tetapi juga kondisi kendaraan yang digunakan.
“Pengendara harus tertib, tetapi kendaraannya juga harus memenuhi standar. Pastikan kendaraan dalam kondisi layak digunakan, perlengkapan keselamatan dan kelengkapan kendaraan terpenuhi, serta tidak melakukan modifikasi yang mengabaikan aspek keselamatan,” ujar Kompol Yosua.
Imbauan tersebut juga disampaikan kepada pemilik dan pengguna motor klasik. Meski memiliki karakter dan nilai tersendiri bagi pemilik maupun komunitas, kendaraan klasik yang digunakan di jalan umum tetap harus memperhatikan standar teknis, kelayakan jalan dan ketentuan lalu lintas yang berlaku.
“Motor klasik boleh tetap menjadi bagian dari hobi dan komunitas, namun ketika digunakan di jalan raya, aspek keselamatan tidak boleh dikesampingkan. Kondisi rem, lampu, ban, sistem kemudi dan komponen penting lainnya harus diperhatikan agar kendaraan aman bagi pengendara maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Selain kondisi kendaraan, petugas mengingatkan pengendara untuk tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, tidak ugal-ugalan, mematuhi rambu dan marka jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan serta membawa kelengkapan surat-surat kendaraan dan identitas pengemudi.
Polantas Karib menjadi ruang untuk membangun kesadaran lalu lintas dari dua sisi sekaligus: pengendara yang disiplin dan kendaraan yang memenuhi standar keselamatan. Dengan keduanya berjalan bersama, risiko kecelakaan dan pelanggaran dapat ditekan serta keamanan pengguna jalan lebih terjaga.






