Rumah Kosong Jadi Tempat Server Mining Kripto Terbakar, Polisi Periksa Instalasi Listrik

Banjar – Bau kabel terbakar menjadi awal terungkapnya kebakaran sebuah rumah di Lingkungan Wargamulya, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jumat (2/10/2026) siang. Rumah yang diketahui dalam kondisi kosong itu disebut digunakan sebagai tempat server untuk aktivitas penambangan aset kripto.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WIB ketika seorang warga, Wahyudi, mencium bau kabel terbakar dari sekitar rumah. Bersama Yudi Prasetio, ia kemudian mencari sumber bau tersebut hingga melihat api menyala di bagian belakang rumah.

Kondisi rumah yang tertutup dan terkunci membuat warga harus membuka akses secara paksa. Sambil berupaya mencegah api membesar, warga langsung menghubungi Damkar Kota Banjar. Tak berselang lama, tiga unit kendaraan pemadam tiba di lokasi dan berjibaku memadamkan api.

Respons cepat warga dan petugas membuat kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan di sekitarnya. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi bersama personel Polres Banjar dan Polsek Purwaharja langsung melakukan penanganan di lokasi. Polisi mengamankan TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi bangunan dan bagian yang terdampak kebakaran.

Penanganan kemudian diperkuat Satreskrim Polres Banjar bersama Unit Identifikasi (Inafis). Petugas melakukan pemeriksaan terhadap titik awal api, kondisi instalasi kelistrikan, serta perangkat yang berada di dalam rumah untuk memastikan penyebab kebakaran.

Informasi mengenai penggunaan rumah sebagai lokasi server penambangan aset kripto juga menjadi bagian yang didalami petugas. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan data terkait aktivitas di dalam bangunan tersebut, termasuk kondisi sistem kelistrikan yang digunakan.

“Kami melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di lokasi, mulai dari keterangan saksi, kondisi bangunan, hingga instalasi listrik dan titik awal api. Penyebab pasti kebakaran masih kami dalami melalui pemeriksaan di TKP,” ujar IPTU Maman Ruswandi.

Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai penyebab kebakaran dan memastikan tidak ada faktor lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penggunaan perangkat elektronik dengan beban listrik tinggi membutuhkan instalasi yang memadai dan pemeriksaan berkala. Gangguan kecil pada sistem kelistrikan dapat berkembang menjadi kebakaran apabila tidak segera terdeteksi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *