BANJAR – Kepedulian terhadap dunia pendidikan tidak hanya menyangkut proses belajar mengajar, tetapi juga memastikan para siswa tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terbebas dari perundungan. Komitmen tersebut diwujudkan Sat Binmas Polres Banjar melalui silaturahmi kamtibmas dengan Kepala SMP Negeri 3 Kota Banjar, Sardjo, M.Pd., di lingkungan sekolah, kawasan Parunglesang, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kamis (29/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kasat Binmas Polres Banjar IPTU Yudi Asmara, S.Sos., CPHR, bersama anggota Sat Binmas membahas pentingnya edukasi hukum dan pencegahan perilaku menyimpang di kalangan pelajar. SMPN 3 Kota Banjar yang memiliki sekitar 800 siswa menjadi salah satu lingkungan pendidikan yang perlu terus diperkuat dengan pemahaman tentang keamanan, kedisiplinan, dan perilaku saling menghargai.
Salah satu perhatian utama adalah bahaya bullying atau perundungan, baik yang terjadi di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Bentuknya beragam, mulai dari kekerasan fisik, tekanan psikis, hingga perundungan melalui media sosial atau cyberbullying. Para siswa perlu memahami bahwa tindakan tersebut dapat berdampak serius terhadap kondisi dan masa depan korbannya.
Sat Binmas juga menyampaikan sosialisasi Maklumat Kapolda Jawa Barat terkait pemberantasan premanisme dan geng motor. Selain itu, disampaikan pula pentingnya bijak menggunakan media digital, memahami ketentuan perlindungan anak dan aturan informasi dan transaksi elektronik, serta menjauhi praktik perjudian online.
Plt. Kasat Binmas Polres Banjar IPTU Yudi Asmara mengatakan, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, komunikasi antara kepolisian dan pihak sekolah perlu terus dibangun agar potensi persoalan di kalangan pelajar dapat dicegah sejak dini.
“Melalui silaturahmi ini, kami ingin memperkuat kepedulian bersama terhadap dunia pendidikan. Jangan sampai perundungan dianggap sebagai candaan atau hal biasa. Setiap siswa berhak belajar dengan aman, nyaman, dan saling menghormati. Kami juga mengajak pihak sekolah untuk tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sat Binmas turut mengenalkan layanan Call Center Polri 110 sebagai saluran pengaduan dan bantuan kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat ketika menghadapi keadaan darurat atau gangguan kamtibmas.
Melalui pendekatan edukatif dan komunikasi langsung dengan pihak sekolah, Polres Banjar berupaya menghadirkan kepedulian yang nyata bagi dunia pendidikan. Lingkungan sekolah yang aman bukan hanya mendukung kegiatan belajar, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dengan karakter, tanggung jawab, dan rasa saling menghargai.






