Banjar – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di malam hari, Polsek Langensari, Polres Banjar, melaksanakan patroli dialogis dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukumnya, Kamis malam (07/08/2025) mulai pukul 21.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini menyasar area yang dinilai memiliki potensi kerawanan, seperti perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah, kawasan Bank BRI Langensari, Jalan Desa Kujangsari, dan Kelurahan Bojongkantong. Patroli dilaksanakan oleh dua personel yaitu Aipda Deni Suryana dan Aipda Taufik Rahman.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi sejumlah titik aktivitas masyarakat, termasuk pengguna jalan raya, pedagang, dan kelompok pemuda yang masih berkumpul di ruang publik. Mereka juga melakukan pemantauan di sekitar pertokoan, perbankan, serta perkantoran guna mencegah potensi aksi kejahatan jalanan, khususnya terkait Curat, Curas, dan Curanmor (C3).
Di beberapa lokasi, petugas turut berinteraksi langsung dengan warga untuk menggali informasi seputar situasi keamanan lingkungan serta menyampaikan pesan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor. Selain itu, warga juga diajak berperan aktif menjaga keamanan lingkungan secara mandiri dan tidak segan menghubungi Call Center 110 jika membutuhkan kehadiran kepolisian.
Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K. melalui Kapolsek Langensari AKP Yosua Sori Hamonangan, S.IP. menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap dinamika kamtibmas di lapangan, sekaligus sarana memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
“Patroli ini bukan hanya tentang pencegahan kriminalitas, tapi juga membangun komunikasi aktif dengan warga. Lewat dialog langsung, kami bisa menyerap informasi penting yang mungkin luput dari pantauan,” ujar AKP Yosua.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Langensari dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Patroli serupa akan terus digelar secara rutin sebagai langkah antisipatif sekaligus peneguhan kehadiran Polri di tengah masyarakat.






