Warga Bantardaa Tanam Jagung Non-Sawah, Polres Dampingi Warga Demi Ketahanan Pangan

Banjar – Polres Banjar kembali menunjukkan komitmennya mendukung ketahanan pangan. Senin (12/1/2026), Bhabinkamtibmas Desa Rejasari, Bripka Ahmad Fauzi, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan warga Dusun Bantardawa, melakukan penanaman jagung hibrida Bisi 18 di lahan seluas 4.200 meter persegi. Kegiatan ini bagian dari program Polres Banjar mengoptimalkan lahan non-sawah agar produktif.

Lahan garapan warga, Bapak Nasikin, langsung digarap dengan cangkul, pupuk urea, Ponska, dan NPK. Meski ada potensi hama seperti belalang, ulat, dan tikus, semua langkah pencegahan dilakukan agar tanaman tumbuh maksimal. Target panen diperkirakan 12 April 2026, menjanjikan pasokan jagung yang bisa mendukung ketahanan pangan lokal.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini bukan sekadar menanam, tetapi juga memastikan prosesnya tepat dan terkontrol. Bripka Ahmad Fauzi memantau teknik tanam, jarak tanam, dan perawatan awal untuk memastikan tanaman siap tumbuh optimal. Pendampingan aparat Polri langsung ini memberikan motivasi sekaligus keamanan bagi warga saat bekerja di lahan.

Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., CPHR., melalui Kapolsek Langensari menegaskan, “Pendampingan Polri di bidang pertanian menunjukkan bahwa keamanan dan ketahanan pangan berjalan seiring. Program ini menguatkan peran Polres di tengah masyarakat, memastikan hasil panen maksimal dan tepat sasaran.”

Dengan program ini, warga Dusun Bantardawa tidak hanya menanam jagung, tetapi juga mendapatkan bimbingan teknis, pengawasan hama, dan kepastian distribusi ke Bulog. Sinergi antara Polri, PPL, dan petani lokal ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi bisa mengubah lahan kosong menjadi ladang produktif yang mendukung ketahanan pangan Kota Banjar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *