Hujan Lebat Picu Tiga Pohon Tumbang di Banjar, Polisi dan BPBD Bergerak Cepat Amankan Lokasi

BANJAR – Intensitas hujan yang cukup tinggi melanda wilayah Kota Banjar pada Senin (2/3/2026) sore dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Sedikitnya tiga kejadian pohon tumbang terjadi di wilayah hukum Polsek Banjar dalam rentang waktu pukul 16.00 WIB hingga 17.10 WIB.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 16.10 WIB di Dusun Jajawar Kulon RT 05 RW 01, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar. Selang beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 16.20 WIB, pohon tumbang kembali terjadi di Dusun Jajawar Wetan RT 06 RW 02, Desa Jajawar. Kejadian ketiga menyusul pada pukul 16.35 WIB di Dusun Cijambu RT 004 RW 001, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar.

Bacaan Lainnya

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Pamapta Polres Banjar, anggota piket siaga dan piket fungsi Polsek Banjar langsung bergerak menuju lokasi. Penanganan dilakukan bersama BPBD Kota Banjar serta unsur Tribina Desa Jajawar dan Tribina Desa Cibeureum untuk memastikan situasi aman dan terkendali.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melalui jajaran Polsek Banjar menyampaikan bahwa langkah cepat dilakukan untuk mengecek tempat kejadian perkara, mengamankan area sekitar, serta memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.

“Curah hujan yang cukup deras disertai angin menyebabkan pohon tumbang dan sempat menutup akses jalan desa. Namun berkat sinergi seluruh pihak, evakuasi dapat dilakukan dengan cepat sehingga akses jalan kembali bisa dilalui masyarakat,” ujarnya.

Selain penanganan di lapangan, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Masyarakat diminta menghindari area dengan banyak pepohonan besar serta segera melaporkan apabila terjadi potensi bahaya di lingkungannya.

Secara keseluruhan, proses evakuasi dan penanganan pohon tumbang berlangsung aman dan kondusif. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang ditimbulkan, dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal setelah akses jalan dibuka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *