Nekat Rampas Motor , Pelaku bawa senpi berhasil dilumpuhkan korban

GEDEBAGE – Aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) disertai kekerasan terjadi di kawasan Gedebage. Insiden berlangsung di belakang Yomart, Selasa (14/04/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Malam Hari

Dalam kejadian tersebut, korban bernama Ronaldi, warga Babakan Penghulu, mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam rakitan. Meski terluka, korban berhasil melakukan perlawanan dan melumpuhkan satu pelaku, sementara satu orang lainnya berhasil melarikan diri.

Kronologis Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban sedang memarkirkan kendaraannya dan berbincang dengan rekan kerja. Tiba-tiba, dua orang pelaku datang dan berusaha merampas motor tersebut secara paksa.

Tidak tinggal diam, korban berusaha mempertahankan harta bendanya. Terjadi perkelahian fisik yang cukup sengit. Dalam situasi tersebut, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis rakitan dan melukai tubuh korban.

Korban mengalami luka tusuk dan lecet di beberapa bagian tubuh, meliputi bahu kiri, area pelipis dan dahi, serta jari tangan.

Meskipun kehabisan tenaga dan berlumuran darah, korban tetap gigih melakukan perlawanan hingga akhirnya berhasil menaklukkan satu orang pelaku. Satu orang lainnya berhasil kabur menyelamatkan diri.

Situasi semakin memanas setelah terdengar suara letusan dari senjata yang dibawa pelaku. Hal ini memancing warga sekitar untuk berdatangan dan mengepung lokasi.

Melihat kondisi korban yang berlumuran darah, emosi warga memuncak. Pelaku yang sudah tertangkap sempat diamuk massa sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh pihak berwajib.

Sekitar satu jam berselang, personel kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan situasi. Pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, kondisi korban yang dinilai cukup serius segera dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Ujung Berung Bandung untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Harapan Keluarga

Menanggapi kejadian ini, Lia selaku Jurnalis yang juga merupakan keponakan dari korban, meminta pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini secara tegas.

“Kami meminta agar polisi bisa menindak tegas pelaku dan jaringannya agar tidak ada lagi korban berikutnya. Keamanan di wilayah ini harus ditingkatkan, karena menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat,” tegasnya.

(Lia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *