BANJAR — Upaya memperkuat peran organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam menjaga persatuan bangsa dan menangkal paham radikalisme kembali ditegaskan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Ormas yang digelar Dit Binmas Polda Jawa Barat di Aula Presisi Polres Banjar, Jumat (24/4/2026) siang.
Kegiatan ini menjadi wadah strategis konsolidasi lintas elemen, melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, hingga berbagai organisasi masyarakat dan kepemudaan di Kota Banjar. Suasana kegiatan berlangsung komunikatif, terbuka, dan sarat semangat kebersamaan dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Waka Polres Banjar Kompol Djoko Susilo, S.T. dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen ormas dalam menjaga keutuhan NKRI melalui penguatan wawasan kebangsaan serta peningkatan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kasubdit Bintibsos Dit Binmas Polda Jabar AKBP Sumi M, S.H. dalam sambutannya menegaskan bahwa ormas memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks. Ia menekankan pentingnya penguatan komunikasi, literasi kebangsaan, serta peningkatan peran aktif ormas dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari para narasumber yang memberikan penguatan perspektif kebangsaan dan moderasi beragama. Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat Khoirul Naim, S.KM., M.Epid memaparkan pentingnya deteksi dini dan kewaspadaan terhadap potensi gangguan sosial yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Sementara itu, Kabid Dakwah MUI Provinsi Jawa Barat KH. Nonov Hanafi, M.Pd menekankan pentingnya peran ormas dalam menjaga harmoni kehidupan beragama serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ketua Tim Kerukunan Umat Beragama, Hukum dan Reformasi Birokrasi Kanwil Kemenag Jawa Barat H. Hari Teguh Prasetia, S.Hi., M.H, yang menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan ormas dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat persatuan bangsa.
Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, dengan berbagai pandangan dan masukan dari peserta yang berasal dari beragam ormas, OKP, komunitas, hingga unsur media, yang turut memperkaya substansi kegiatan.
Kegiatan ini menegaskan bahwa ormas tidak hanya sebagai wadah berhimpun masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial dalam menjaga persatuan bangsa. Penguatan wawasan kebangsaan, peningkatan literasi sosial, serta sinergi dengan seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam mencegah berkembangnya paham yang dapat mengganggu keutuhan NKRI, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme, mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam memperkuat peran ormas sebagai pilar penting menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di wilayah Jawa Barat.






