BANJAR – Jalan Raya Batulawang berubah menjadi ruang interaksi langsung antara petugas dan pengendara, Jumat siang (1/5/2026). Di tengah arus lalu lintas yang terus bergerak, pendekatan dilakukan secara humanis dan menyentuh langsung pengguna jalan.
Unit Lalu Lintas Polsek Pataruman turun ke titik aktivitas, menghampiri pengendara roda dua dan roda empat secara langsung. Tanpa sekat, komunikasi dibangun di pinggir jalan, menyatu dengan dinamika lalu lintas yang berlangsung.
Pesan yang disampaikan sederhana namun tegas: berkendara dengan aman, tidak menggunakan ponsel saat di jalan, serta memastikan kelengkapan kendaraan. Interaksi singkat ini menjadi momen penting untuk mengingatkan pengendara di waktu yang tepat.
Kapolsek Pataruman AKP Hadi Winarso, S.Sos., M.H. menyebut pendekatan langsung di lapangan memberi dampak berbeda.
“Kalau disampaikan langsung di jalan, pengendara lebih cepat menangkap. Ini bukan sekadar himbauan, tapi pengingat di momen yang tepat,” ujarnya.
Selain menyapa, kehadiran personel juga menjaga ritme arus lalu lintas tetap stabil, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Sepanjang kegiatan, arus kendaraan terpantau lancar dengan situasi yang tetap terkendali.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa edukasi keselamatan tidak harus di ruang formal—cukup hadir di jalan, tepat saat masyarakat sedang berkendara.






