Pemilihan BPD Neglasari Berlangsung Maraton Hingga Malam, Ribuan Warga Antusias Gunakan Hak Suara

Banjar — Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar periode 2026–2034 berlangsung semarak dan penuh antusiasme warga, Minggu (10/5/2026). Proses pemungutan suara yang dimulai sejak pagi hari itu bahkan berlangsung hingga malam dan ditutup dengan rapat pleno penetapan calon terpilih di GOR Desa Neglasari.

Ribuan warga dari lima wilayah pemilihan tampak memadati tempat pemungutan suara untuk menentukan wakil mereka di lembaga BPD. Selain pemilihan kewilayahan, masyarakat juga mengikuti pemilihan keterwakilan perempuan yang berlangsung ketat dengan jumlah suara mencapai lebih dari seribu pemilih.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono, Wakil Wali Kota Banjar Dr. H. Supriatna, M.Pd., unsur DPMD, Kesbangpol, Camat Banjar, serta jajaran Polres Banjar dan Koramil 1313/Banjar.

Sebelum proses pemungutan suara dimulai, personel pengamanan gabungan dari Polres Banjar, Polsek Banjar dan Koramil terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapan guna memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan aman dan tertib.

Kapolsek Banjar AKP Yudi Ristiyanto, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan secara maksimal sejak awal pemungutan suara hingga pleno penetapan guna menjaga situasi tetap kondusif di tengah tingginya antusiasme masyarakat.

“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar mulai dari pemungutan suara, pengawalan kotak suara hingga pleno penetapan hasil pemilihan,” ujar AKP Yudi.

Proses penghitungan suara berlangsung cukup dinamis di masing-masing TPS. Setelah seluruh hasil pemungutan selesai, kotak suara dan berita acara kemudian diserahkan ke Desa Neglasari untuk dilakukan rekapitulasi sebelum dilanjutkan rapat pleno penetapan anggota BPD terpilih periode 2026–2034.

Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Antusiasme masyarakat yang tinggi dalam mengikuti pemilihan menjadi gambaran kuatnya partisipasi warga dalam menentukan perwakilan desa untuk periode mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *