BANJAR – Polres Banjar melalui Bhabinkamtibmas Desa Mulyasari melakukan monitoring hasil panen jagung dari lahan Non Lahan Baku Sawah (Non LBS) milik Kelompok Tani Lugina 1 di Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kualitas hasil panen tetap terjaga sekaligus mendukung program Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan nasional.
Monitoring dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Mulyasari, Aipda Didin Walidin, di rumah petani Andi setelah hasil panen jagung dipindahkan untuk menjalani proses pascapanen. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap jagung hibrida jenis Bisi 18 yang baru dipanen.
Pengecekan meliputi pengukuran kadar air, pemeriksaan kondisi fisik jagung, serta pengawasan proses penjemuran sebelum memasuki tahap pemipilan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas hasil panen memenuhi standar sehingga memiliki nilai jual yang baik di pasaran.
Selain melakukan pengawasan kualitas, Bhabinkamtibmas juga memberikan pendampingan kepada petani terkait distribusi hasil panen. Petani diarahkan untuk menyalurkan jagung ke Bulog guna mendukung serapan hasil pertanian masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga komoditas di tingkat petani.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melalui Kapolsek Pataruman AKP Hadi Winarso, S.Sos., M.H., mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari proses budidaya hingga pascapanen.
“Polri hadir untuk memastikan hasil pertanian masyarakat tidak hanya berhasil dipanen, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan terserap secara optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani,” ujar AKP Hadi.
Menurutnya, pengawalan dari hulu hingga hilir menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan kualitas hasil panen yang terjaga dan distribusi yang tepat, petani diharapkan memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik dari hasil usahanya.
Kegiatan monitoring berlangsung aman dan kondusif. Melalui pendampingan tersebut, Polres Banjar berharap hasil panen jagung dari lahan Non LBS di Desa Mulyasari dapat terserap dengan baik, mendukung ketersediaan pangan, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Kota Banjar.






