587 Kilogram Jagung Petani Waringinsari Diserap BULOG, Langkah Nyata Polri Kawal Swasembada Pangan dari Hulu hingga Hilir

BANJAR – Program Swasembada Pangan tidak berhenti saat benih ditanam atau ketika jagung dipanen. Di Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, proses hilirisasi hasil pertanian mendapat pengawalan langsung dari jajaran Polri agar hasil kerja petani benar-benar terserap pasar dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Melalui Bhabinkamtibmas Desa Waringinsari Aipda Agus Triwiyanto, Polsek Langensari Polres Banjar Polda Jabar melaksanakan monitoring penjualan hasil panen jagung kering milik Kelompok Tani Sumber Rejeki yang diketuai Maskur, Senin (25/5/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan berlangsung di Dusun Purwodadi RT 001 RW 003 Desa Waringinsari. Sebanyak 587 kilogram jagung hibrida hasil panen lahan non-LBS Polres Banjar berhasil diserap oleh BULOG Banjar dengan kadar air 14 persen dan harga pembelian Rp5.800 per kilogram.

Kapolsek Langensari AKP Yosua Sori Hamonangan, S.I.P. mengatakan keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak hanya sebatas pendampingan saat masa tanam, tetapi juga memastikan hasil panen memiliki kepastian penyerapan sehingga mampu meningkatkan semangat petani untuk terus berproduksi.

“Keberhasilan penjualan hasil panen ini menjadi bukti bahwa program Ketahanan Pangan yang didorong Polri berjalan secara berkelanjutan. Mulai dari penanaman, perawatan hingga pemasaran hasil panen terus kami kawal bersama kelompok tani,” ujarnya.

Sinergi antara petani, BULOG dan Polri tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana program Swasembada Pangan dapat diwujudkan melalui kerja sama yang terukur. Hasil panen yang terserap tidak hanya menguntungkan petani, tetapi juga memperkuat cadangan pangan nasional dari daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *