
Penerapan program ini disambut baik oleh Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, yang siap menjalankannya demi kepentingan masyarakat.
Kepala Kelurahan Cipamokolan, Andri Kusnadi, S.Sos menjelaskan bahwa Program Prakarsa merupakan kelanjutan dari program kewilayahan sebelumnya. “Hanya namanya yang berubah, dulunya PIPPK sekarang menjadi Prakarsa. Namun arahnya tetap sama, berfokus pada pembangunan berbasis kewilayahan,” ujarnya saat ditemui awak media SPN di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).
Menurut Andri Kusnadi, keunggulan Program Prakarsa terletak pada prioritasnya yang mengacu langsung pada Laporan Cerdas dan Integratif Rukun Warga (LACI RW). Segala permasalahan dan kebutuhan warga sudah terdata lengkap di sana.
“Artinya, apa yang menjadi kebutuhan dan masalah di tingkat RW dapat terjawab dan benar-benar terwujud penyelesaiannya melalui program ini,” tegasnya.
Diharapkan, dengan adanya Program Prakarsa, pembangunan di setiap wilayah menjadi lebih terencana dan tertata rapi. “Ini menjadi wadah yang tepat bagi masyarakat agar aspirasinya tersalurkan dan pembangunan benar-benar terasa manfaatnya,” tambahnya.
(Lia)
