Perkuat Deteksi Dini, Wali Kota Banjar Resmikan Program Tracing TBC Terintegrasi CKG dengan Metode X-Ray

Banjar – Pemerintah Kota Banjar terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TBC) melalui deteksi dini. Hal tersebut ditandai dengan pencanangan Program Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan Metode X-Ray Tingkat Kota Banjar Tahun 2026 yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, di Pendopo Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Rabu (29/07/2026).

Program yang merupakan inisiatif Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini dilaksanakan secara serentak di 514 kabupaten/kota pada 38 provinsi di Indonesia sebagai bagian dari strategi nasional mempercepat penemuan kasus TBC dan menekan angka penularan di masyarakat.

Di Kota Banjar, pelaksanaan program akan menjangkau seluruh desa dan kelurahan. Setiap desa dan kelurahan memperoleh alokasi 15 lokus dengan target 100 peserta pada setiap lokus. Melalui skrining menggunakan metode X-Ray, diharapkan proses deteksi dini menjadi lebih cepat, akurat, serta mampu menemukan kasus TBC yang belum teridentifikasi sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjar menegaskan bahwa investigasi kontak atau tracing merupakan langkah strategis dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit TBC. Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Investigasi kontak atau tracing merupakan kunci utama percepatan penemuan kasus TB dan pencegahan penularan. Untuk itu, saya mengajak seluruh kepala OPD beserta jajarannya, Forkopimcam, organisasi profesi, serta seluruh lintas sektor di Kota Banjar untuk bergerak bersama menangani tuberkulosis menuju Kota Banjar Eliminasi TBC Tahun 2030,” ujar Wali Kota Banjar.

Program Tracing TBC Terintegrasi CKG dengan metode X-Ray diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini, mempercepat penanganan pasien, sekaligus mendukung target nasional eliminasi Tuberkulosis pada tahun 2030.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Banjar, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur lintas sektor yang berkomitmen mendukung percepatan eliminasi TBC di Kota Banjar.(Tons/Diskominfo kota Banjar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *