
SUKABUMI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Kelompok 16 Desa Banjarsari menghadirkan layanan cek kesehatan keliling gratis yang dilaksanakan secara rutin setiap hari bagi masyarakat Desa Banjarsari. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan memantau kondisi kesehatan secara berkala.
Kegiatan cek kesehatan keliling dilaksanakan dengan mendatangi warga secara langsung sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara gratis. Selain pemeriksaan, mahasiswa KKN juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan secara rutin sebagai langkah deteksi dini.
Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan setiap hari memungkinkan masyarakat memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi langsung dengan warga sekaligus memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Banjarsari dalam bidang kesehatan.
“Program ini kami lakukan secara rutin setiap hari supaya akses pemeriksaan kesehatan bisa lebih mudah dijangkau oleh masyarakat. Kami ingin warga tidak hanya datang ketika sudah merasa sakit, tetapi mulai memiliki kesadaran untuk memantau kondisi kesehatan secara berkala,” ujar Vandannisa, selaku Ketua KKN Kelompok 16 Desa Banjarsari.
Menurut Vandannisa, pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap kondisi tubuh sekaligus melakukan deteksi dini apabila terdapat kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan.
“Selain melakukan pemeriksaan, kami juga memberikan sosialisasi kepada warga. Jadi, kami tidak hanya ingin memberikan layanan, tetapi juga membangun awareness bahwa menjaga kesehatan itu merupakan tanggung jawab bersama dan perlu dimulai dari diri sendiri serta keluarga,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat menjadi salah satu capaian dari pelaksanaan program tersebut. Warga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan secara gratis sekaligus memperoleh informasi kesehatan melalui sosialisasi yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Program cek kesehatan keliling ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa KKN untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui interaksi secara langsung, mahasiswa dapat mengetahui berbagai kondisi dan kebutuhan warga sekaligus memberikan edukasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Bagi kami, keberhasilan program bukan hanya ketika kegiatan terlaksana, tetapi ketika manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami berharap kebiasaan untuk memeriksa kesehatan secara rutin ini bisa terus dilakukan warga meskipun nantinya kegiatan KKN kami telah selesai,” tutur Vandannisa.
Pelaksanaan cek kesehatan keliling gratis secara rutin setiap hari menjadi salah satu upaya KKN Kelompok 16 Desa Banjarsari dalam memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui pemeriksaan dan sosialisasi kesehatan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pencegahan, deteksi dini, dan penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
(Lia)