
Menjaga stamina dan kondisi fisik aparat kepolisian menjadi prioritas utama demi mengoptimalkan penegakan hukum serta keamanan di wilayah hukum Jawa Barat. Di tengah intensitas tugas lapangan yang tinggi dalam pelaksanaan Operasi Libas Lodaya 2026, Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jabar menerjunkan personilnya untuk memantau dan memeriksa langsung kondisi kesehatan para personel yang terlibat. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh petugas berada dalam performa prima saat menjalankan tugas operasional.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala ini menyasar puluhan personel gabungan dari berbagai subsatgas, termasuk Subsatgas Ditreskrimum Polda Jabar. Rangkaian pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan fisik luar, hingga penyediaan konsultasi medis bagi petugas yang mengalami keluhan fisik. Tak hanya itu, Tim Dokkes juga membagikan vitamin dan suplemen harian guna memperkuat daya tahan tubuh personel dari ancaman kelelahan di tengah dinamika lapangan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Fokus utama dari Operasi Libas Lodaya 2026 adalah penindakan tegas serta pencegahan kejahatan jalanan (begal), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat).
“Dengan target operasi (TO) dan non-TO yang tersebar di area perumahan, fasilitas umum, hingga jalur-jalur rawan kejahatan, mobilitas tinggi para personel lapangan tentu menyedot energi yang tidak sedikit.
Kesiapan fisik yang prima menjadi kunci utama agar setiap tindakan kepolisian berjalan efektif, aman, dan terukur.” ujar Kombes Hendra, Selasa (18/8/2026)
Kehadiran layanan kesehatan langsung dari Tim Dokkes ini mendapat apresiasi penuh dari para anggota di lapangan. Selain memastikan kebugaran fisik, perhatian medis secara berkala ini turut memberikan dorongan moral dan kepercayaan diri bagi para petugas. Rasa aman akan kondisi kesehatan diri sendiri membuat personel dapat memfokuskan seluruh perhatian dan energinya pada misi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui sinergi yang solid antara tim operasional dan tim medis Dokkes Polda Jabar, pelaksanaan Operasi Libas Lodaya 2026 diharapkan dapat berjalan optimal dan mencapai target maksimal. Polda Jawa Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat dengan menekan angka kejahatan jalanan, disokong oleh kesiapan mental dan fisik personel yang tangguh di setiap medan tugas.
(Lia/Humas Polda Jabar)