Banjar – Harapan baru bagi warga yang selama ini mengandalkan jembatan gantung di Dusun Girimukti, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, mulai terlihat. Persiapan rehabilitasi Jembatan Gantung Garuda TNI AD yang menghubungkan wilayah Kota Banjar dengan Kabupaten Ciamis ditandai dengan kegiatan syukuran, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa, perangkat kewilayahan, serta masyarakat. Rangkaian acara diawali doa dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan langsung kondisi jembatan yang menjadi akses penting bagi warga.
Jembatan tersebut menghubungkan tiga wilayah, yakni Desa Sukamukti dan Desa Binangun di Kota Banjar dengan Desa Bangunsari di Kabupaten Ciamis. Selama ini, jembatan menjadi jalur penghubung aktivitas masyarakat, termasuk menuju kawasan perkebunan, pasar maupun fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Dalam rehabilitasi yang dikerjakan tim teknis TNI AD dari Kodim 0613/Ciamis bersama Koramil 1318/Langensari, lebar jembatan yang semula sekitar 1,2 meter akan diperlebar menjadi 1,5 meter. Pengerjaan dijadwalkan berlangsung mulai 14 September hingga 1 Oktober 2026.
Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I. mengatakan, keberadaan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi mobilitas masyarakat karena menjadi penghubung antarwilayah yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Rehabilitasi ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat. Selain memperkuat akses penghubung antarwilayah, jembatan yang lebih layak juga diharapkan memberikan rasa aman dan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas,” ujarnya.
Program Jembatan Gantung Garuda TNI AD sendiri merupakan bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih aman bagi masyarakat di wilayah yang membutuhkan. Kehadiran jembatan yang lebih kokoh dan lebar diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga membuka akses ekonomi, pendidikan dan pelayanan dasar bagi warga di tiga desa tersebut.






