Strong Point Pagi Polsek Pataruman,Kawal Aktivitas Pelajar dan Warga

Banjar – Aktivitas warga mulai meningkat sejak pagi di sejumlah ruas jalan wilayah Pataruman. Jam masuk sekolah membuat pergerakan kendaraan semakin ramai, terutama di depan sekolah dan sejumlah persimpangan. Kondisi tersebut menjadi perhatian jajaran Polsek Pataruman yang menempatkan personel sejak pukul 06.00 WIB, Senin (21/9/2026).

Kegiatan Strong Point pagi digelar untuk menjaga arus kendaraan tetap bergerak di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Personel ditempatkan pada titik-titik yang dinilai memiliki aktivitas cukup tinggi, termasuk kawasan sekolah yang menjadi pertemuan arus pelajar, orang tua dan pengguna jalan lainnya.

Bacaan Lainnya

Pengaturan berlangsung di sekitar SDN 7, 8 dan 9 Hegarsari, SDN 2 Pataruman, SDN 1 dan 4 Pataruman, SDN 1 Mulyasari, MTs Assalam, SMK Muhammadiyah serta SMKN 4 Banjar. Sejumlah simpang seperti SP 4 Makin, SP 3 Pahlawan, SP 4 Sentiong dan SP 3 Batulawang juga menjadi lokasi penempatan personel.

Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat pada waktu aktivitas pagi sedang tinggi.

“Jam masuk sekolah biasanya membuat arus kendaraan meningkat dalam waktu bersamaan. Karena itu anggota kami tempatkan di titik-titik tersebut untuk mengatur kendaraan dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan,” ujar IPTU Hermawan.

Personel melakukan pengaturan secara langsung ketika kendaraan mulai bertemu dan kepadatan muncul. Pengguna jalan yang ditemukan melakukan pelanggaran juga diberikan teguran sebagai langkah menjaga ketertiban lalu lintas.

Kawasan sekolah mendapat perhatian khusus karena aktivitas kendaraan berlangsung cepat dan bergantian. Kendaraan pengantar siswa, pelajar yang datang, hingga masyarakat yang melintas harus tetap dapat bergerak tanpa saling menghambat.

Kegiatan Strong Point pagi menjadi bagian dari pelayanan rutin Polsek Pataruman dalam merespons situasi lalu lintas secara langsung. Personel tidak menunggu kepadatan menjadi panjang, tetapi hadir sejak awal aktivitas masyarakat mulai bergerak.

Hingga kegiatan berakhir, pengaturan di sejumlah titik berjalan tertib. Arus kendaraan tetap bergerak dan aktivitas masyarakat di wilayah Pataruman dapat berlangsung sebagaimana mestinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *