Banjar – Aktivitas usaha tambal ban di wilayah Desa Mekarharja menjadi perhatian Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja Bripka Hermawan saat menyambangi warga dan pegawai usaha, Selasa (22/9/2026). Dalam kesempatan itu, petugas melihat langsung aktivitas usaha sekaligus berdialog mengenai kondisi lingkungan sekitar.
Perhatian utama diarahkan pada keberadaan ban bekas yang berada di sekitar tempat usaha. Petugas mengingatkan agar ban bekas tidak ditumpuk sembarangan, terutama di dekat sumber api, karena material karet mudah terbakar dan api dapat dengan cepat merambat apabila terjadi kebakaran.
Pegawai tambal ban juga diminta menjaga area kerja tetap tertata, termasuk menempatkan peralatan dan barang milik pelanggan pada lokasi yang aman. Aktivitas usaha diharapkan tidak sampai mengganggu pengguna jalan maupun aktivitas warga di sekitar lokasi.
Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi mengatakan, perhatian terhadap hal-hal sederhana di tempat usaha justru penting untuk mencegah munculnya persoalan yang lebih besar.
“Ban bekas harus ditata dengan baik dan dijauhkan dari sumber api. Kami juga mengajak pemilik maupun pegawai tambal ban memperhatikan keamanan kendaraan dan barang milik pelanggan selama berada di lokasi,” ujar IPTU Maman.
Dari tempat usaha hingga lingkungan sekitarnya, kepedulian warga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan bersama. Bhabinkamtibmas pun terus membuka ruang komunikasi agar setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan langkah penanganannya.






