Banjar – Kompetisi sepak bola usia dini bergeliat di Kota Banjar. Lapang Sepak Bola Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, menjadi arena pertemuan 20 Sekolah Sepak Bola (SSB) dalam Fossbolindo Junior League (FJL) U-13 Musim Kompetisi 2026, Rabu (23/9/2026).
Digelar selama empat hari, 23–26 September 2026, kompetisi ini mempertemukan pemain-pemain muda dari berbagai daerah. Sekitar 250 peserta, ofisial, orang tua dan penonton memadati lokasi pertandingan untuk menyaksikan persaingan talenta muda di lapangan.
Memasuki babak 16 besar, persaingan berlangsung ketat. Alexa Academy Jakarta, Footballindo Academy Tegal, Sio Foundation Bandung, Ikoci Cisaga, Diklat Merden Jateng, DK Privat Tasik, Alexa Academy Cisaga, Akademi Mifa Wanamasa hingga Java One Top Bandung tampil dalam rangkaian pertandingan hari pertama.
Personel Polsek Purwaharja Polres Banjar turut berada di lokasi selama pertandingan berlangsung. Kehadiran personel diarahkan untuk menjaga ketertiban di sekitar arena sekaligus memberikan kenyamanan bagi pemain, ofisial, orang tua dan penonton yang menyaksikan pertandingan.
Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi mengatakan, kompetisi sepak bola usia dini menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus belajar menjunjung sportivitas.
“Biarkan anak-anak menikmati pertandingan dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga sportivitas dan ketertiban sehingga kompetisi dapat berlangsung dengan suasana yang nyaman,” ujar Iptu Maman.
FJL U-13 tahun ini bukan sekadar perebutan gelar juara. Tim yang berhasil menjadi pemenang nantinya akan mendapat kesempatan mengikuti International Football Forum Championship di Klang Valley, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 11–21 Desember 2026.
Dengan target menuju kompetisi internasional tersebut, setiap pertandingan di Lapang Raharja menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding dan membawa nama sekolah sepak bola maupun daerahnya lebih jauh.






