Perkuat Wawasan Kebangsaan dari Masjid, Polres Banjar Ajak Jamaah Manaqib Jaga Kerukunan dan Keamanan Lingkungan

BANJAR – Masjid bukan hanya menjadi tempat memperdalam ilmu agama, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan, menanamkan nilai kebangsaan, dan membangun kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Pesan itu disampaikan Plt Kasat Binmas Polres Banjar IPTU Yudi Asmara, S.Sos., CPHR, saat memberikan penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (Binluh Kamtibmas) kepada komunitas pengajian Manaqib di Masjid Al Amanah, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Senin (12/10/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Banjar mempererat kemitraan dengan tokoh agama dan komunitas masyarakat. Melalui pendekatan keagamaan dan dialog langsung, kepolisian mendorong jamaah agar turut berperan menjaga suasana aman, rukun, dan harmonis di lingkungan masing-masing.

Bacaan Lainnya

Dalam penyampaiannya, IPTU Yudi Asmara mengapresiasi komunitas pengajian Manaqib yang ikut berkontribusi dalam penguatan wawasan kebangsaan. Ia menekankan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan masyarakat melalui komunikasi, kepedulian, dan kerja sama yang berkelanjutan.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dukungan masyarakat, termasuk tokoh agama dan komunitas pengajian, sangat penting untuk membangun lingkungan yang aman dan kondusif. Karena itu, komunikasi dan kemitraan harus terus dijaga,” menjadi pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Selain membahas keamanan lingkungan, jamaah juga diajak menjaga kerukunan umat beragama serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, menjaga persatuan, menaati aturan, dan tidak mudah terprovokasi menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang damai.

IPTU Yudi juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan atau situasi yang berpotensi menimbulkan keresahan. Warga dapat berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat maupun menghubungi layanan darurat Polri melalui Call Center 110.

Menurutnya, pembinaan masyarakat harus dilakukan secara konsisten melalui silaturahmi, penyuluhan, dan komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk komunitas pengajian dan lingkungan pesantren. Langkah tersebut diharapkan memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menaati hukum, baik aturan negara maupun norma agama.

Kegiatan yang diikuti personel Satbinmas Polres Banjar bersama komunitas pengajian Manaqib dan unsur masyarakat terkait itu menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika nilai agama, semangat kebangsaan, dan kepedulian sosial berjalan beriringan, masyarakat bukan hanya menjadi penerima pelayanan keamanan, tetapi juga bagian penting dalam menjaga ketenteraman Kota Banjar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *