BANJAR – Perencanaan pembangunan desa untuk tahun mendatang menjadi momentum penting bagi pemerintah dan masyarakat dalam menentukan kebutuhan prioritas. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Mulyasari untuk tahun 2027, pesan tentang pencegahan kebakaran saat musim kemarau turut disampaikan kepada peserta yang hadir.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Desa Mulyasari, Dusun Rancakole, RT 12 RW 03, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Selasa (13/10/2026). Sejumlah unsur hadir, mulai dari Kepala DPMD Kota Banjar, perwakilan Kecamatan Pataruman, organisasi perangkat daerah (OPD), perangkat desa, BPD, unsur TRIBINA, hingga ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat.
Di tengah pembahasan rencana pembangunan, masyarakat diingatkan agar tidak mengabaikan potensi kebakaran selama musim kemarau. Kebiasaan membakar sampah atau dedaunan tanpa memperhatikan kondisi sekitar, termasuk membuang puntung rokok sembarangan, dapat memicu kebakaran yang membahayakan lingkungan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga keselamatan lingkungan perlu berjalan beriringan dengan perencanaan pembangunan. Kepedulian warga terhadap hal-hal sederhana di sekitar tempat tinggal dapat membantu mencegah terjadinya kebakaran dan dampak yang lebih luas.
Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I., menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. Menurutnya, kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi bagian penting dalam mengantisipasi potensi gangguan maupun kejadian yang membahayakan warga.
Masyarakat juga diingatkan untuk segera menghubungi layanan Call Center Polri 110 apabila mengalami keadaan yang membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya kejadian yang perlu segera ditangani.
Melalui Musrenbang, Desa Mulyasari tidak hanya merencanakan kebutuhan pembangunan tahun 2027, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa kemajuan desa perlu ditopang oleh lingkungan yang aman dan masyarakat yang peduli terhadap keselamatan.






