BANJAR – Kedisiplinan anggota kepolisian tercermin dari hal-hal mendasar, mulai dari kerapian penampilan, kepatuhan mengenakan seragam, hingga tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Untuk memastikan hal tersebut tetap terjaga, Polsek Banjar menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di mako Polsek Banjar, Selasa (13/10/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.10 WIB itu dipimpin Kapolsek Banjar, AKP Yudi Ristiyanto, S.H., didampingi Kanit Propam Polsek Banjar, Aiptu Herman, S.E. Pemeriksaan mencakup sikap tampang, penggunaan seragam dinas atau gampol, kelengkapan identitas personel, senjata api inventaris, telepon genggam, serta penggunaan aplikasi kedinasan IKD dan SOT.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas memberikan perhatian pada kerapian penampilan dan kesesuaian seragam yang dikenakan anggota. Aipda Sandan Sulistrio Nugroho, S.H., ditemukan memiliki janggut panjang, sementara Bripka Aan Anwari dan Bripka Pandu Prihantoro menggunakan seragam yang tidak sesuai ketentuan.
Ketiga personel tersebut diberikan teguran lisan. Seluruh anggota juga diingatkan untuk menjaga penampilan tetap rapi, menggunakan seragam sesuai aturan, serta memastikan senjata api inventaris yang dipinjam pakaikan tetap terawat dan dilengkapi dokumen yang masih berlaku.
Pemeriksaan turut menyasar telepon genggam personel sebagai bagian dari pengawasan terhadap potensi keterlibatan dalam judi online dan pinjaman online. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilaporkan, tidak ditemukan telepon genggam personel yang mengakses situs judi online maupun pinjaman online. Kelengkapan surat identitas personel juga dinyatakan lengkap, sementara dokumen senjata api masih berlaku.
Kapolsek Banjar, AKP Yudi Ristiyanto, menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dalam setiap aspek pelaksanaan tugas maupun kehidupan pribadi.
“Setiap anggota harus mampu menjaga sikap tampang, menggunakan seragam sesuai ketentuan, dan merawat perlengkapan dinas yang menjadi tanggung jawabnya. Saya juga mengingatkan agar personel menjauhi judi online dan pinjaman online yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga,” demikian draf kutipan yang perlu dikonfirmasi kepada Kapolsek sebelum diterbitkan sebagai pernyataan langsung.
Gaktibplin menjadi bagian dari pengawasan internal untuk membangun kebiasaan disiplin dan mencegah pelanggaran sejak dini. Melalui pemeriksaan berkala, setiap personel diharapkan semakin memahami bahwa ketertiban harus dimulai dari diri sendiri sebelum menjalankan tanggung jawab melayani masyarakat.






