Sisa Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Rumah Kosong di Hegarsari, Api Padam Setelah Satu Jam Penanganan

BANJAR – Sisa pembakaran sampah diduga menjadi pemicu kebakaran puing-puing rumah kosong di Lingkungan Cikabuyutan Timur, RT 001 RW 011, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Rabu (14/10/2026) sore. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran bersama BPBD dan kepolisian melakukan penanganan di lokasi.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 16.00 WIB setelah Nisa Aulya Fiftahin melihat kepulan asap hitam dari rumah milik Hendra. Saat itu, Nisa sedang bekerja di kawasan ekspedisi kereta Bangbex. Melihat warga mengarahkan pandangan ke rumah tersebut, ia kemudian memeriksa keadaan dan segera memberi tahu ayahnya, Ali Mahfud, yang menggunakan bangunan itu untuk usaha berjualan soto.

Bacaan Lainnya

Dari keterangan Ali kepada petugas, ia sempat membakar sampah di belakang rumah tersebut sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah api terlihat padam, ia memeriksa lokasi pembakaran. Sekitar pukul 12.00 WIB, Ali kembali ke tempat itu dan menyiram sisa pembakaran menggunakan dua ember air sebelum meninggalkannya.

Namun, pada sore hari, ia mendapat kabar dari anaknya bahwa rumah yang biasa digunakan untuk berjualan soto tersebut telah terbakar. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, petugas menduga sisa pembakaran sampah merambat ke serpihan kayu di sekitarnya. Keberadaan sejumlah peti kayu serta tiupan angin diduga turut membuat api membesar. Kondisi bangunan yang telah lama tidak dihuni dan kayu-kayu yang sudah rapuh juga menjadi perhatian dalam pemeriksaan.

Petugas gabungan dari Polsek Pataruman, Polres Banjar, Damkar Kota Banjar, BPBD, serta unsur terkait mendatangi lokasi untuk menangani kebakaran dan mengamankan lingkungan sekitar. Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan bantuan satu unit kendaraan BPBD. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB.

Kapolsek Pataruman, IPTU Hermawan, S.Pd.I., mengingatkan masyarakat agar memastikan api benar-benar padam setelah membakar sampah, terutama ketika berada di dekat material yang mudah terbakar. Sisa bara yang tampak mati sekalipun masih berpotensi menyulut api apabila terkena angin atau bersentuhan dengan bahan kering.

“Warga perlu lebih berhati-hati saat membakar sampah. Pastikan tidak ada bara yang tersisa dan jangan meninggalkan lokasi sebelum benar-benar aman, terlebih jika di sekitarnya terdapat kayu atau bahan mudah terbakar,” pesannya.

Dalam kejadian ini, pemilik rumah diketahui sedang berada di luar kota. Petugas telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi-saksi, serta mengumpulkan informasi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Dugaan awal mengarah pada sisa pembakaran sampah, namun penyebab tersebut masih berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pembakaran sampah yang dianggap sepele dapat berujung pada kebakaran apabila bara api tidak benar-benar padam. Kewaspadaan setelah menggunakan api menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *