Berantas Buta Huruf Al-Qur’an, Pemdes Binangun Gelar Koordinasi Bersama MUI dan Ketua DKM

BANJAR – Upaya mengentaskan buta huruf baca tulis Al-Qur’an menjadi perhatian Pemerintah Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Untuk membahas langkah bersama, pemerintah desa menggelar rapat koordinasi yang melibatkan MUI dan para ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Desa Binangun, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Aula Desa Binangun itu turut dihadiri Bhabinkamtibmas Aipda Dani bersama Babinsa. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi dengan pemerintah desa dan unsur masyarakat dalam mendukung kegiatan yang menyentuh kehidupan warga.

Bacaan Lainnya

Di sela kegiatan, Aipda Dani mengajak masyarakat mengutamakan musyawarah dan mediasi apabila muncul persoalan di lingkungan. Penyelesaian melalui dialog dinilai penting agar masalah dapat ditangani dengan baik tanpa memperkeruh hubungan antarwarga.

Ia turut mengingatkan warga agar menjaga barang berharga dan memastikan kendaraan diparkir di tempat aman untuk mengantisipasi pencurian maupun penipuan. Memasuki musim kemarau, warga juga diminta tidak membakar sampah sembarangan karena berisiko memicu kebakaran.

Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I., mengatakan koordinasi antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat penting untuk mendukung upaya pengentasan buta huruf Al-Qur’an sekaligus menjaga kepedulian terhadap persoalan di lingkungan.

“Persoalan di tengah masyarakat akan lebih mudah dicari jalan keluarnya apabila semua pihak mau berkomunikasi dan bekerja sama. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat kebersamaan, baik dalam mendukung pendidikan keagamaan maupun menjaga lingkungan tetap aman,” ujar IPTU Hermawan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan informasi terkait potensi gangguan keamanan kepada Bhabinkamtibmas atau melalui layanan kepolisian 110.

Rapat koordinasi tersebut menjadi ruang bagi pemerintah desa, unsur keagamaan, dan masyarakat untuk menyamakan langkah dalam mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di Desa Binangun. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat membantu upaya tersebut berjalan secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *