TANJUNGBALAI//faktareformasi.com Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melalukan monitoring langsung Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Dinas Perikanan, Pangan dan Pertanian di Kelurahan Selat Lancang, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan tersebut sebagai bagian dan komitmen Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam menjaga ketahanan pangan, ketersediaan pangan, mengendalikan inflasi, dan serta meningkatkan daya beli masyarakat
Kegiatan ini juga sebagai bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia. Selain menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau
Turut hadir Kadis Perikanan, Pangan dan Pertanian Muslim, Camat Datuk Bandar Timur Muhammad Ali Damanik, Lurah dan perwakilan Disdagper
Wakil Wali Kota Fadly Abdina secara resmi membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah nyata Pemerintah Kota Tanjungbalai bekerjasama dengan Bulog Divre Asahan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah.
“Tujuannya untuk menstabilkan harga, mengatasi inflasi, dan meningkatkan daya beli masyarakat Kota Tanjungbalai khususnya yang berada di Kelurahan Selat Lancang. Kami berharap kegiatan ini bermanfaat bagi warga,” ujarnya.” ujarnya.
Ia menambahkan, pengendalian inflasi menjadi salah satu fokus pemerintah daerah agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah akan terus dievaluasi secara berkala sesuai perkembangan kondisi ekonomi dan harga pasar.
“Lokasi pelaksanaan dipusatkan di titik-titik strategis. Ke depan, frekuensi kegiatan akan disesuaikan dengan hasil evaluasi dilapangan terhadap kondisi harga dan inflasi di Kota Tanjungbalai,” ujar Fadly
Kehadiran Wakil Wali Kota yang juga berinteraksi langsung dengan warga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan pangan tersalurkan secara tepat sasaran sebagai respons terhadap fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan, Pangandan Pertanian drh Muslim, menjelaskan Gerakan Pangan Murah berbeda dengan operasi pasar pada umumnya. Program ini dilaksanakan secara lebih intensif, seperti halnya saat ini kita laksanakan di Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur
“Program ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan pangan, mengendalikan inflasi, sekaligus memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar,” jelasnya.
Pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya Perum Bulog Divre Asahan, guna menjamin ketersediaan komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat. “Ke depan kami berharap produk yang dipasarkan dapat bertambah jika kondisi di lapangan permintaan warga meningkat” tambahnya.
Pada pelaksanaan kali ini, kata Muslim masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ekonomis. Di antaranya menyediakan Beras SPHP dengan harga Rp 59.000/5Kg, Minyak Goreng “Minyak Kita” Rp 31.000/2ltr dan Telur Rp 50.000/Papan.
Tb1rs






