BANJAR – Keselamatan berlalu lintas bukan hanya urusan pengendara dewasa. Kesadaran untuk menaati aturan di jalan raya perlu tumbuh sejak bangku sekolah. Berangkat dari hal tersebut, Satlantas Polres Banjar memberikan penyuluhan dan himbauan tertib berlalu lintas kepada siswa-siswi SMPN 9 Kota Banjar, Selasa (27/10/2026), dalam rangka Operasi Patuh Lodaya 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu menjadi kesempatan bagi petugas untuk berinteraksi langsung dengan para pelajar. Kasat Lantas Polres Banjar AKP Priyo Sumbodo, S.E., bersama KBO Satlantas, Kanit Kamsel, Kanit Lantas Polsek Pataruman, dan anggota Satlantas hadir menyampaikan pesan keselamatan dengan pendekatan edukatif.
Di hadapan para siswa, petugas mengingatkan pentingnya mematuhi rambu dan marka jalan, menjaga perilaku saat berkendara, serta tidak mengabaikan keselamatan diri maupun orang lain. Para pelajar juga didorong untuk memahami bahwa ketertiban di jalan harus dimulai dari kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi.
Penyuluhan tersebut sekaligus memperkenalkan pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Petugas menyosialisasikan lima sasaran target operasi agar para siswa memahami fokus penertiban serta pentingnya membangun perilaku berlalu lintas yang sesuai aturan.
Kasat Lantas Polres Banjar AKP Priyo Sumbodo, S.E., menekankan pentingnya menanamkan pemahaman keselamatan sejak usia sekolah. Edukasi kepada pelajar diharapkan menjadi bekal agar mereka lebih bertanggung jawab ketika berada di jalan, sekaligus mampu mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk mengutamakan keselamatan.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Banjar tidak hanya menyampaikan pesan Operasi Patuh Lodaya 2026, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda. Sebab, jalan raya yang lebih aman berawal dari kebiasaan sederhana: memahami aturan, menghormati pengguna jalan lain, dan tidak mengambil risiko yang membahayakan keselamatan.






