BANJAR – Kesadaran berlalu lintas perlu dibangun sejak usia sekolah agar keselamatan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban saat berada di jalan. Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Satlantas Polres Banjar memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMPN 8 Banjar, Rabu (28/10/2026), sekaligus menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut melibatkan jajaran Satlantas Polres Banjar bersama personel Unit Lantas Polsek Langensari. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas serta perilaku yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Penyuluhan ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Dalam sosialisasi tersebut, petugas menjelaskan sasaran operasi agar pelajar memahami pentingnya mematuhi aturan dan turut membangun budaya berlalu lintas yang aman.
Kasat Lantas Polres Banjar AKP Priyo Sumbodo, S.E., menegaskan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah penting untuk membentuk perilaku tertib berlalu lintas sejak dini.
“Keselamatan di jalan harus dimulai dari kesadaran diri sendiri. Kami berharap para pelajar memahami aturan lalu lintas, membiasakan perilaku yang aman, dan dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan di lingkungan sekolah, Satlantas Polres Banjar berupaya menjadikan edukasi lalu lintas sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Pemahaman yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat mendorong lahirnya pelajar yang lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.






