JAKARTA – Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, mendorong percepatan pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, di ruang pertemuan Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Pertemuan yang digagas oleh satuan kerja KUNCI BERSAMA tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong kawasan KUNCI BERSAMA sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif yang mampu memberikan manfaat bagi daerah-daerah anggotanya.
Kegiatan ini turut dihadiri para kepala daerah anggota KUNCI BERSAMA untuk membahas peluang kolaborasi, inovasi, serta dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat potensi ekonomi kreatif di kawasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sudarsono memaparkan inovasi Pemerintah Kota Banjar melalui program Akselerasi Ekonomi Kreatif Kota Banjar. Program ini mengusung dua strategi utama yang diarahkan untuk memperkuat daya tarik kota sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.
Strategi pertama adalah Urban Attraction Tourism, yakni mengembangkan Kota Banjar dari yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan potensi destinasi alam menjadi kota yang menawarkan beragam pengalaman wisata. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan daya tarik baru bagi pengunjung sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya kreativitas dan usaha masyarakat.
Strategi kedua adalah Regional Entertainment Hub, yaitu menjadikan Kota Banjar sebagai pusat hiburan dan ekonomi kreatif bagi daerah-daerah di sekitarnya. Melalui strategi ini, Kota Banjar diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai kawasan yang menawarkan aktivitas hiburan, kegiatan kreatif, dan peluang usaha lintas daerah.
Sudarsono menegaskan, pengembangan kawasan KUNCI BERSAMA membutuhkan dukungan menyeluruh dari berbagai pihak, terutama pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait.
“Pengembangan kawasan KUNCI BERSAMA diperlukan dukungan yang komprehensif dari seluruh kementerian, lembaga, serta para pemangku kepentingan, khususnya Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Untuk itulah, hari ini kita bersama-sama membahas inovasi untuk membuka peluang maju bersama di kawasan KUNCI BERSAMA,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas daerah yang didukung kebijakan dan program pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan peluang usaha, memperluas pasar bagi pelaku ekonomi kreatif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pertemuan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Banjar untuk memperkenalkan gagasan pengembangan ekonomi kreatif daerah agar dapat diselaraskan dengan arah pembangunan kawasan KUNCI BERSAMA.
Turut mendampingi Wali Kota Banjar dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar, Tim Akselerasi dan Optimalisasi Kota Banjar, Kepala Bagian PPJ Setda Kota Banjar, serta Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjar.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Banjar berharap pengembangan ekonomi kreatif dapat semakin terarah melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memperkuat peran kawasan KUNCI BERSAMA sebagai ruang tumbuhnya inovasi, kreativitas, dan peluang ekonomi baru.(Tons/ Diskominfo kota Banjar)
