CIAMIS – Harapan petani untuk mendapatkan dukungan sarana pengairan yang memadai mulai terwujud. Melalui program bantuan pemerintah Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2026, pembangunan irigasi perpompaan kini direalisasikan bagi Kelompok Tani Munding Bule, Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Program yang berada di bawah Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung mulai 6 Oktober hingga 31 Desember 2026.
Realisasi program ini disambut antusias oleh para petani. Kehadiran fasilitas irigasi perpompaan diharapkan menjadi solusi dalam mendukung ketersediaan air untuk lahan pertanian, sekaligus membantu petani mengoptimalkan pengelolaan lahan dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Ketua Kelompok Tani Munding Bule, Sugito, yang akrab disapa Toto, bersama UPKK Dani Diana menyampaikan bahwa para petani menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, pembangunan irigasi perpompaan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan petani, khususnya dalam menunjang kelancaran kegiatan usaha tani.
Dalam pelaksanaannya, Upkk bersinergi dalam kegiatan ini mendapatkan pendampingan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Banjaranyar melalui Ujang Darsono. Ia menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan dengan baik, tertib, dan mengacu pada petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), serta ketentuan yang telah ditetapkan.
Penekanan tersebut bertujuan agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi ketentuan yang berlaku, serta menghasilkan sarana irigasi yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Langkapsari,H. Rusyana atas terealisasinya program bantuan pemerintah tersebut. Dukungan ini dinilai sangat berarti bagi masyarakat petani karena pembangunan sarana irigasi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menunjang keberlangsungan sektor pertanian di wilayahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Nunu Nurasa, menekankan agar progres pelaksanaan pembangunan senantiasa mengikuti arahan, petunjuk teknis, dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Ia berharap seluruh pekerjaan dapat terlaksana dengan baik sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para petani Desa Langkapsari. Dengan demikian, keberadaan irigasi perpompaan tidak hanya menjadi sarana pendukung pengairan, tetapi juga menjadi investasi penting dalam memperkuat ketahanan dan produktivitas pertanian masyarakat.
Antusiasme Kelompok Tani Munding Bule mencerminkan besarnya harapan petani terhadap keberlanjutan program pembangunan pertanian. Mereka berharap fasilitas yang dibangun nantinya dapat dimanfaatkan dan dipelihara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sebagai bentuk apresiasi, para petani menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Ciamis, Dinas Pertanian, BPP Kecamatan Banjaranyar, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berperan aktif sehingga program pembangunan irigasi perpompaan tersebut dapat terealisasi.
Para petani berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur pertanian terus berlanjut. Sebab, ketersediaan air yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha tani, meningkatkan hasil produksi, dan mendorong kesejahteraan petani.(Tons)






