Bahas Ketenagakerjaan, Wali Kota Banjar Dorong Hubungan Industrial Harmonis

KOTA BANJAR – Pemerintah Kota Banjar terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Tripartit yang mempertemukan unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja/buruh di Aula Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar, Kamis (5/11/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas KUKMP, Kepala Dinas Perhubungan, serta perwakilan pengusaha dari APINDO dan unsur pekerja/buruh yang diwakili SPSI Kota Banjar.

Bacaan Lainnya

Forum tripartit ini menjadi wadah komunikasi dan koordinasi strategis untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan, sekaligus menyamakan persepsi dalam membangun hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan.

Dalam pembahasannya, terdapat tiga isu utama yang menjadi perhatian, yakni penciptaan iklim investasi yang kondusif, penguatan hubungan industrial yang harmonis, serta peningkatan kesejahteraan pekerja. Melalui dialog dan musyawarah, masing-masing unsur diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, pandangan, maupun solusi terhadap berbagai tantangan ketenagakerjaan di Kota Banjar.

Sejumlah langkah strategis juga disepakati sebagai tindak lanjut, di antaranya penguatan fungsi Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit, optimalisasi perundingan bipartit, sosialisasi peraturan ketenagakerjaan, serta peningkatan kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada penguatan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), optimalisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, serta penyelarasan sistem pengupahan dan pengaturan waktu kerja.

Tak kalah penting, pemerintah juga mendorong peningkatan produktivitas perusahaan dan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Upaya tersebut akan dilakukan melalui pelatihan keterampilan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), penerbitan surat edaran, serta penyelenggaraan job fair guna mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha.

Pemerintah Kota Banjar berharap berbagai kesepakatan dalam rapat koordinasi tersebut tidak berhenti sebatas pembahasan, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah konkret dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

Dengan komunikasi yang terbuka, sinergi yang kuat, serta hubungan industrial yang harmonis, diharapkan dunia usaha di Kota Banjar semakin berkembang, kesejahteraan pekerja meningkat, dan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal semakin terbuka. Pada akhirnya, kondisi tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Banjar yang maju, produktif, dan berdaya saing.(Diskominfo kota Banjar/Tons)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *