Banjar – Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melaksanakan peninjauan dan survei langsung terhadap Jembatan Gantung yang menghubungkan Lingkungan Cipadung, Kecamatan Purwaharja dengan Lingkungan Banjar Kolot, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Selasa (24/2/2026) siang. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari memanfaatkan jembatan sebagai akses penghubung antarwilayah.
Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, Kapolres didampingi para Pejabat Utama Polres Banjar dan PLT Kapolsek Purwaharja. Rombongan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap konstruksi jembatan, mulai dari lantai papan, kabel penyangga, baut pengikat hingga rangka besi penopang utama.
Dari hasil survei di lapangan, diketahui jembatan dengan panjang kurang lebih 100 meter dan ketinggian sekitar 10 meter tersebut menggunakan sekitar 400 papan kayu jenis mahoni sebagai lantai pijakan. Namun, di beberapa titik ditemukan papan yang mulai lapuk dan mengalami kerusakan. Selain itu, terdapat baut yang terlepas dari sambungannya serta bagian besi yang mulai berkarat akibat faktor usia dan cuaca.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melalui Kapolsek Purwaharja menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi jembatan masih aman dilalui masyarakat. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama, mengingat jembatan tersebut merupakan jalur vital yang digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari, termasuk anak sekolah dan pekerja.
“Kami ingin memastikan secara langsung kondisi riil di lapangan. Jika ditemukan potensi kerawanan yang membahayakan masyarakat, tentu harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Polres Banjar akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Banjar serta dinas teknis terkait guna melakukan evaluasi menyeluruh dan percepatan perbaikan. Rencana perbaikan yang akan diusulkan meliputi penggantian papan yang rusak, penguatan kembali baut dan sambungan besi, serta pengecekan ulang struktur penyangga utama agar tetap kokoh dan aman.
Selain itu, akan dilakukan pendataan detail tingkat kerusakan sebagai dasar penyusunan rekomendasi teknis dan pengajuan anggaran rehabilitasi. Tidak menutup kemungkinan dilakukan perbaikan menyeluruh apabila hasil kajian menunjukkan tingkat kerusakan yang signifikan.
Selama kegiatan peninjauan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Kapolres beserta jajaran di lokasi mendapat respons positif dari masyarakat sekitar yang berharap perbaikan dapat segera direalisasikan demi keamanan dan kelancaran mobilitas warga.
Dengan adanya langkah cepat ini, diharapkan Jembatan Gantung Cipadung–Banjar Kolot dapat kembali berfungsi optimal sebagai penghubung strategis antarwilayah serta memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna.






