Wisuda Penuh Khidmat, SMK Ma’arif NU Banjar Lepas Siswa Kelas XII dan Satukan Alumni dalam Reuni Hangat

Banjar — Suasana haru dan khidmat mewarnai kegiatan pelepasan Siswa-Siswi kelas XII sekaligus reuni alumni SMK Ma’arif NU Banjar Tahun Ajaran 2025–2026 yang digelar di lingkungan sekolah, Selasa (05/05/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 11.15 WIB tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Kepala Sekolah, jajaran Wakil Kepala Sekolah, Ketua LP Ma’arif Kota Banjar sekaligus pembina yayasan, Lurah Banjar, perwakilan Polsek Banjar melalui Panit 1 Binmas, Ketua Komite, panitia, alumni, siswa kelas XII, hingga orang tua siswa dengan total peserta sekitar 150 orang.

Bacaan Lainnya

Acara berlangsung dengan susunan yang tertata dan sarat makna. Diawali dengan prosesi wisuda, penampilan seni tradisi lengser, pengalungan simbolis, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Yalal Waton. Nuansa budaya, religius, dan kebangsaan berpadu dalam satu rangkaian acara.

Memasuki sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan laporan panitia, pesan dari Ketua LP Ma’arif, perwakilan alumni, serta penandatanganan berita acara serah terima siswa dari pihak sekolah kepada orang tua yang turut disaksikan komite sekolah.

Suasana semakin hangat dengan penampilan paduan suara bertema “Banjar Kota Idaman” serta persembahan lagu dari siswa kelas XII yang menambah kesan emosional dalam momen perpisahan tersebut.

Puncak kegiatan ditandai dengan pengumuman siswa berprestasi, pembacaan ikrar alumni, serta prosesi sungkeman yang berlangsung penuh haru sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua dan guru.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P. dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membentuk karakter dan mempererat ikatan keluarga besar sekolah.

“Ini adalah momen sakral yang menandai berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa. Nilai kebersamaan dan penghormatan kepada orang tua serta guru menjadi pesan utama dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *